Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Geram Tak Dapat Pupuk Subsidi, Petani Lampuyang Kotim Mengamuk di Gudang Pupuk

Agus Pramono • Selasa, 27 Januari 2026 | 11:50 WIB
Petani di Lempuyang ngamuk lantaran tak dapat jatah pupuk subsidi.SCREENSHOOT
Petani di Lempuyang ngamuk lantaran tak dapat jatah pupuk subsidi.SCREENSHOOT

 

SAMPIT – Sejumlah petani di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), melayangkan protes ke gudang pupuk di desa tersebut.

Kejadian itu diketahui terjadi pada Senin (26/1/2026). Mereka menggeruduk gudang itu akibat tak kunjung mendapat pupuk subsidi. Padahal, nama mereka masih tercantum sebagai penerima.

Dari video yang diterima kaltengpos.jawapos.com, sejumlah petani mendatangi kios pupuk itu dan meminta jatah pupuk yang seharusnya mereka terima. Seorang petani bahkan sempat menendang dinding berbahan seng karena geram.

“Sejak dulu aturan ada. Sebelum pian (kamu, red) jadi Balai Penyuluh Pertanian (BPP) harus tahu aturannya,” ungkap seorang pria dengan nada geram.

Para petani menduga nama mereka hanya dicantumkan, namun pupuk tersebut diberikan kepada pihak lain. Mereka menyinyalir jika data mereka tidak tercantum, pupuk subsidi itu tidak mungkin datang.

“Kalau tidak ada datanya tidak mungkin ada pupuk. Jadi selama berapa tahun ini punya kami dijual, namanya saja di sana, pupuknya tidak ada kami terima,” ujar petani lain dalam video itu.

Seorang yang disinyalir merupakan petugas BPP itu pun berupaya menenangkan para petani. Ia meminta data para petani untuk dikeluarkan pupuk yang diminta.

“Ini masih dalam pengiriman, Pak. Punya sampean berapa sak? Biar kami keluarkan,” ungkapnya.

Cara Mendapatkan Pupuk Subsidi

Ketersediaan pupuk yang terjangkau menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pertanian di Indonesia. Untuk itu, pemerintah bersama Pupuk Indonesia menghadirkan programpupuksubsidi sebagai wujud dukungan nyata bagi petani.

Pupuk subsidi merupakan pupuk yang Harga Eceran Tertinggi (HET) ditetapkan lebih rendah dari harga pasar karena mendapat subsidi dari pemerintah.

Baca Juga: Wujudkan Swasembada Pangan, Pemkab Barsel Salurkan Alsintan Modern untuk Petani

Tujuan utama program ini adalah mendukung keberlanjutan sektor pertanian dengan biaya produksi yang lebih ringan. Beberapa manfaat utama pupuk subsidi bagi petani antara lain:

Pupuksubsidi tidak bisa diperoleh sembarangan, karena program ini ditujukan untuk petani kecil yang benar-benar membutuhkan. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu:

1. Terdaftar di sistem resmi pemerintah
Petani atau pembudidaya skala kecil wajib terdaftar dalam sistem yang dikelola pemerintah, misalnya melalui e-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

2. Luas lahan dan jenis komoditas pertanian
Setelah terdaftar, petani yang berhak atas pupuk bersubsidi mengelola lahan seluas maksimal 2 hektar dan menaman 10 (sepuluh) jenis komoditas pertanian, yaitu ; padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, tebu, kakao, dan ubi kayu.

Dengan memenuhi syarat ini, hak petani terhadap pupuk subsidi akan lebih terjamin.

Mekanisme Penebusan Pupuk Subsidi

Setelah memenuhi syarat, petani dapat melakukan penebusan pupuk subsidi. Mekanisme penebusan ini telah diatur secara ketat agar distribusi lebih adil dan transparan.

Penebusan hanya bisa dilakukan di Penerima Pupuk di Titik Serah (PPTS), dimana salah satunya adalah kios atau pengecer.

Ketersediaan pupuk dipantau secara digital melalui I-Pubers

Saat penebusan, petani wajib menunjukkan KTP asli. Jika diwakilkan, maka harus menggunakan surat kuasa. Proses penebusan di PPTS dapat dipantau secara real-time lewat Command Center. Dengan begitu, kebutuhan pupuk di lapangan dapat diantisipasi lebih awal.

Dengan adanya pupuk subsidi, petani dapat menekan biaya produksi, meningkatkan hasil panen, dan berkontribusi menjaga ketahanan pangan nasional. Pemerintah bersama PupukIndonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan terbaik agar pupuk subsidi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi petani Indonesia. (mif)

Editor : Ayu Oktaviana
#pupukindonesia #harga eceran tertinggi (HET) #petani indonesia #pupuk bersubsidi #pertanian #pupuk subsidi #gudang pupuk #pupuk bersubsidi 2026 #Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) #sektor pertanian #petani #balai penyuluh pertanian #hasil panen