SAMPIT – Atmosfer Ramadan mulai terasa di Kota Sampit. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menyiapkan sentra kuliner khusus untuk menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Ramadan tahun 2026 ini, pusat kegiatan dipusatkan di kawasan Taman Kota Sampit yang dinilai representatif dan mudah diakses masyarakat.
Program tahunan tersebut bukan sekadar menghadirkan ragam menu berbuka puasa, tetapi juga menjadi strategi pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran pasar musiman ini diharapkan mampu mendongkrak omzet pedagang selama Ramadan.
Koordinator lapangan, Rahmad, menyebutkan bahwa minat pedagang untuk bergabung cukup tinggi. Panitia telah menyiapkan 120 stan bagi pelaku usaha kuliner yang ingin berpartisipasi.
“Stand Ramadan ini dibuka agar memudahkan masyarakat mencari takjil, karena di sini banyak varian yang dijual oleh UMKM setempat,” ujarnya, Rabu (17/2/2026).
Ia menjelaskan, lokasi Taman Kota dipilih karena menjadi titik strategis dan kerap menjadi ruang berkumpul warga. Dengan konsep terpusat, pengunjung dapat dengan leluasa memilih beragam hidangan, mulai dari takjil tradisional hingga menu kekinian.
Untuk mengantisipasi kepadatan, panitia membagi area jualan ke dalam dua zona.
Sebanyak 60 stan ditempatkan di sepanjang Jalan S. Parman dan 60 stan lainnya berada di Jalan Yos Sudarso. Skema ini diterapkan guna menjaga kelancaran arus pengunjung dan kendaraan.
Meski terbagi di dua ruas jalan, seluruh aktivitas tetap berada dalam satu kawasan terpadu, yakni Taman Kota Sampit. Penataan tersebut diharapkan membuat suasana berburu takjil lebih tertib dan nyaman.
Rahmad optimistis Pasar Ramadan tahun ini dapat berjalan lancar hingga akhir bulan puasa.
“Selain memberi kemudahan bagi warga mencari menu berbuka, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat geliat ekonomi lokal di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah,” tandasnya. (mif/ram)
Editor : Ayu Oktaviana