SAMPIT – Setiap hari Minggu pagi, warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) biasanya berkumpul si Taman Kota Sampit. Ada yang berolahraga, adapula yang berbelanja jajanan.
Memang, setiap akhir pelan, taman kota ditutup total untuk Car Free Day (CFD). Namun, selama Ramadan ini even mingguan itu diliburkan sementara. CFD akan kembali berjalan usai lebaran Idulfitri mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim, Raihansyah, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk penyesuaian dengan ritme kegiatan masyarakat selama bulan puasa.
“Selama Ramadan, CFD kita hentikan sementara. Nanti setelah Lebaran Idulfitri, kegiatan ini akan kembali berjalan seperti biasa,” katanya, Sabtu (21/2/2026).
Program hari bebas kendaraan bermotor di sekitar itu mulai diterapkan pada September 2024 lalu dan diresmikan langsung oleh Bupati Kotim, Halikinnor. Sejak diberlakukan, ruas jalan di sekitar taman ditutup sementara bagi kendaraan bermotor setiap Minggu pagi.
Penutupan tersebut memberi ruang yang lebih aman bagi masyarakat untuk berolahraga, mulai dari jalan santai, jogging hingga bersepeda. Tanpa lalu lalang kendaraan, warga dapat menikmati suasana pagi dengan lebih nyaman.
CFD bukan hanya sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi sarana untuk mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat. Selain itu, CFD juga turut menggerakkan roda perekonomian kecil. (mif)
Editor : Ayu Oktaviana