Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Masyarakat Kabupaten Kotim Terbanyak se Kalteng Menjadi Penerima Manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera

Agus Pramono • Kamis, 26 Februari 2026 | 12:00 WIB

Bupati Kotim, Halikinnor dan Wabup Kotim, Irawati, saat mengikuti rapat sosialisasi kartu Huma Betang secara Daring.
Bupati Kotim, Halikinnor dan Wabup Kotim, Irawati, saat mengikuti rapat sosialisasi kartu Huma Betang secara Daring.

 

SAMPIT – Program Kartu Huma Betang Sejahtera dari Gubernur Kalimantan Tengah menyasar puluhan ribu warga di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Tahun ini tercatat sebanyak 33.116 warga Kotim menerima manfaat bantuan tersebut. Angka itu menjadi yang terbanyak dari seluruh kabupaten dan kota di Kalteng.

Wakil Bupati Kotim, Irawati, menyampaikan bahwa bantuan Kartu Huma Betang menjadi salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membantu masyarakat kurang mampu di daerah.

“Alhamdulillah, kita bersyukur. Bantuan dari Gubernur melalui Kartu Huma Betang ini sangat membantu masyarakat kita, apalagi menjelang Lebaran,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, Kartu Huma Betang tidak hanya memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp250 ribu per penerima, tetapi juga bantuan sembako termasuk beras.

Untuk komponen beras, penerima mendapatkan 5 kilogram per bulan atau total 10 kilogram untuk dua bulan.

“Kalau dari Huma Betang memang ada beras dan sembako. Berasnya 5 kilo per bulan, jadi kalau dua bulan dapat 10 kilo. Selain itu tetap mendapat uang Rp250 ribu,” jelasnya.

Menurut Irawati, penyaluran bantuan ditargetkan rampung H-5 sebelum Lebaran.

“Untuk Kotim totalnya 33 ribu sekian penerima Kartu Huma Betang,” katanya.

Selain Kartu Huma Betang, Kotim juga menerima Bantuan Presiden (Banpres) dengan jumlah penerima mencapai 37.754 orang.

Namun, bagi warga yang telah menerima sembako dari Banpres, komponen sembako dari Kartu Huma Betang tidak lagi diberikan agar tidak terjadi tumpang tindih.

“Kalau sudah mendapat bantuan sembako dari Presiden, tidak mendapat lagi sembako dari Huma Betang, tapi uangnya tetap dapat Rp250 ribu. Itu supaya bisa dibagi merata sesuai data,” terang Irawati.

Ia menambahkan, besarnya jumlah penerima di Kotim tidak lepas dari kondisi jumlah penduduk yang memang terbesar di Kalimantan Tengah.

“Karena penduduk kita terbanyak. Otomatis jumlah masyarakat miskin juga terbanyak, sehingga penerima bantuannya juga banyak,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kotim, lanjutnya, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas perhatian melalui program Kartu Huma Betang tersebut.

Ia berharap bantuan itu dapat meringankan beban masyarakat serta menjaga daya beli di tengah kebutuhan yang meningkat menjelang hari raya. (mif)

Editor : Ayu Oktaviana
#bantuan uang tunai #daya beli #program strategis #bantuan sembako #kotim #wakil bupati kotim irawati #Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) #Bantuan Presiden #bantuan #Kartu Huma Betang Sejahtera #Kabupaten Kotim