SAMPIT – Aktivitas angkutan laut untuk arus mudik Lebaran 1447 Hijriah melalui Pelabuhan Sampit dipastikan meningkat tahun ini. Otoritas pelabuhan mencatat adanya penambahan armada kapal yang melayani rute dari dan menuju Sampit.
Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas III Sampit, Gusti Muchlis menyebutkan, tahun ini terdapat dua operator kapal yang melayani penumpang, yakni PT Pelni dan PT Dharma Lautan Utama.
Menurutnya, dari PT Pelni direncanakan ada tiga kapal yang melayani rute tersebut, yakni KM Lawit, KM Leuser dan KM Kelimutu. Sementara dari Dharma Lautan Utama terdapat dua kapal yakni Kirana III dan Rucitra VI.
“Untuk tahun ini jumlah call yang tercatat sekitar 11 call. Nanti akan ada penambahan dari kapal Kelimutu sehingga totalnya bisa mencapai sekitar 13 call,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan, kapal KM Kelimutu dijadwalkan melakukan uji coba pelayaran atau sea trial pada 9 Maret menuju Sampit. Jika berjalan sesuai rencana, kapal tersebut akan menambah dua jadwal pelayaran.
“Rencananya tanggal 9 Kelimutu melakukan sea trial untuk uji kelayakan. Setelah itu langsung ke Sampit dan akan menambah jumlah armada yang beroperasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, armada yang digunakan tahun ini lebih banyak jika dibandingkan tahun lalu. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan transportasi laut menjelang Hari Raya Idulfitri.
Namun periode mudik sendiri lebih pendek. Tahun ini periode mudik dimulai pada 13 hingga 30 Maret atau sekitar 18 hari. Berbeda dengan tahun lalu yang memiliki periode 22 hari.
“Dibandingkan tahun lalu memang armadanya lebih banyak tahun ini, meskipun durasi penyelenggaraan angkutan Lebaran lebih pendek,” pungkasnya. (mif)
Editor : Ayu Oktaviana