SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyambut kedatangan prajurit Yonif 923 Mentaya yang mulai bertugas dan ditempatkan di Kota Sampit, Jumat (13/2/2026).
Kehadiran satuan tersebut di Gedung Expo Sampit itu dinilai akan memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.
Bupati Kotim Halikinnor menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas penempatan batalyon tersebut di wilayahnya. Menurutnya, keberadaan prajurit Yonif 923 Mentaya menjadi tambahan kekuatan sumber daya manusia yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah.
“Saya atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kotim mengucapkan selamat datang kepada Yonif 923 Mentaya yang pada pagi hari ini secara resmi kita terima menjadi warga Kabupaten Kotim,” ujarnya.
Ia menilai, kehadiran para prajurit tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan negara, tetapi juga dapat membantu berbagai program pembangunan di daerah.
“Kami sangat gembira dan berbahagia karena dengan adanya pertambahan prajurit ini tentunya sangat membantu pembangunan daerah,” katanya.
Halikinnor menjelaskan, di dalam struktur satuan tersebut terdapat beberapa kompi yang memiliki keahlian khusus, seperti konstruksi, peternakan, perikanan, hingga pertanian yang berkaitan dengan ketahanan pangan.
“Ada beberapa kompi yang memiliki keahlian tersendiri, seperti konstruksi, peternakan, perikanan dan pertanian. Bahkan semuanya berkaitan dengan ketahanan pangan,” ungkapnya.
Menurutnya, keahlian tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pemerintah daerah, termasuk membuka akses jalan menuju wilayah terpencil.
“Mereka juga bisa membantu membuka jalan baru untuk menembus daerah-daerah yang masih terisolasi hingga ke desa-desa terpencil,” ujarnya.
Ia juga menyinggung pentingnya penguatan ketahanan negara sebagaimana yang sering disampaikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto, bahwa Indonesia perlu memperkuat pertahanan wilayah hingga ke daerah.
“Seperti yang sering disampaikan Presiden kita Bapak Prabowo Subianto, bahwa Indonesia harus memperkuat ketahanan negara. Karena itu keberadaan unit seperti ini di daerah sangat penting,” jelasnya.
Selain itu, Halikinnor menilai keberadaan prajurit TNI di Kotim sangat dibutuhkan mengingat luas wilayah kabupaten tersebut yang cukup besar.
“Wilayah Kabupaten Kotim ini sangat luas, kurang lebih satu setengah kali Provinsi Jawa Timur. Kalau di Pulau Jawa mungkin sudah terdiri dari beberapa kabupaten,” katanya.
Dengan kondisi wilayah yang luas tersebut, menurutnya daerah membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memadai untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, ia berharap para prajurit Yonif 923 Mentaya dapat segera beradaptasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta masyarakat.
“Saya yakin dan percaya mereka bisa beradaptasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk membangun Kabupaten Kotim agar lebih baik dan lebih maju lagi,” pungkasnya. (mif)
Editor : Ayu Oktaviana