Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kehadiran Yonif Teritorial di Kotawaringin Timur Diyakini Akan Membantu Percepatan Pembangunan

Agus Pramono • Jumat, 13 Maret 2026 | 19:00 WIB

 

Prajurit Yonif baru tiba di Kotim. MIFTAH/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM
Prajurit Yonif baru tiba di Kotim. MIFTAH/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM

SAMPIT – Kehadiran Batalyon Infanteri (Yonif) Teritorial Pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Jumat (13/3/2026) diharapkan mampu mempercepat pembangunan daerah sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.

Satuan tersebut tidak hanya menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga terlibat langsung dalam membantu pembangunan dan mengatasi kesulitan masyarakat.

Komandan Kodim (Dandim) 1015/Sampit, Letkol Inf Dwi Candra Setyawan menjelaskan, pembentukan Yonif Teritorial Pembangunan merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Program ini merupakan kebijakan dari Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, di mana targetnya setiap kabupaten memiliki satu Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan satuan tersebut memiliki tugas ganda, yakni memperkuat pertahanan negara sekaligus mendukung pembangunan di daerah.

“Tugasnya tidak hanya melaksanakan pertahanan negara, tetapi juga membantu program ketahanan pangan serta mendukung pembangunan di daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, di dalam struktur Yonif Teritorial Pembangunan terdapat sejumlah kompi tambahan yang memiliki keahlian khusus di berbagai bidang.

“Di dalamnya ada kompi pertanian, peternakan, konstruksi, dan kesehatan. Dengan adanya kompi-kompi tersebut diharapkan pembangunan di daerah bisa berjalan lebih cepat,” jelasnya.

Selain itu, satuan tersebut juga didukung dengan berbagai peralatan dan sarana prasarana yang menunjang kegiatan pembangunan.

“Alutsista dan perlengkapan yang dimiliki unit teritorial pembangunan ini dilengkapi dengan alat dan sarana yang mendukung pembangunan di daerah,” ungkapnya.

Tak hanya itu, keberadaan batalyon tersebut juga diharapkan mampu membantu pemerintah daerah dalam menghadapi situasi darurat, termasuk jika terjadi bencana alam.

“Kita tentu berharap tidak terjadi bencana di Kotawaringin Timur, tetapi jika itu terjadi, unit teritorial pembangunan ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana,” ujarnya.

Ia menambahkan, satuan tersebut juga memiliki peran dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat di wilayah Kotim.

“Dengan adanya unit teritorial pembangunan ini diharapkan kesulitan-kesulitan masyarakat dapat terbantu dan manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur,” katanya.

Dwi Candra juga mengungkapkan, saat ini jumlah personel yang sudah bergabung di satuan tersebut mencapai sekitar 538 orang. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah hingga mencapai kekuatan ideal.

“Saat ini yang sudah masuk sekitar 538 personel, dan harapannya sesuai jumlah ideal nanti bisa mencapai sekitar 1.037 personel,” pungkasnya. (mif)

Editor : Ayu Oktaviana
#presiden ri prabowo subianto #pertanian #pembangunan daerah #Yonif Teritorial Pembangunan #Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) #situasi darurat #Batalyon Infanteri #Letkol Inf Dwi Candra Setyawan #pertahanan negara