SAMPIT – Arus mudik Lebaran 1447 Hijriah melalui Pelabuhan Sampit resmi memasuki fase akhir. Kamis (19/3/2026), kapal KM Kirana III diberangkatkan menuju Surabaya sebagai pelayaran terakhir dalam rangkaian angkutan mudik tahun ini.
Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas III Sampit, Gusti Muchlis, menyebutkan kapal tersebut mengangkut ratusan penumpang yang menjadi bagian dari gelombang terakhir pemudik jalur laut.
“Kita memberangkatkan KM Kirana III tujuan Surabaya dengan jumlah penumpang naik 770 orang. Ini merupakan kapal terakhir untuk melayani arus mudik tahun ini,” ujarnya.
Selain keberangkatan KM Kirana III, pada malam sebelumnya juga telah diberangkatkan KM Dharma Rucitra VI tujuan Semarang dengan jumlah penumpang mencapai 525 orang.
Muchlis menjelaskan, secara keseluruhan pergerakan penumpang pada hari tersebut cukup tinggi.
Tercatat, total penumpang yang turun di Pelabuhan Sampit selama periode mudik mencapai 968 orang, sementara jumlah penumpang yang berangkat menembus angka 6.678 orang.
“Total hari ini penumpang turun 968 orang, sedangkan penumpang naik sampai saat ini mencapai 6.678 orang,” jelasnya.
Total ada 12 Kapal selama Musim Mudik
Ia menambahkan, selama periode angkutan Lebaran 2026, terdapat tujuh kapal yang telah melayani arus mudik dari total 12 kapal yang disiapkan untuk keseluruhan masa angkutan Lebaran.
Menurut Muchlis, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terjadi peningkatan signifikan pada arus mudik tahun ini. Hal tersebut tidak hanya terlihat dari jumlah penumpang, tetapi juga dari penambahan armada yang beroperasi.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, arus mudik tahun ini jauh meningkat. Selain armada yang bertambah, secara persentase juga naik, estimasinya sekitar 10 persen,” ungkapnya.
Dengan diberangkatkannya KM Kirana III, maka rangkaian arus mudik melalui Pelabuhan Sampit resmi berakhir. Selanjutnya, aktivitas pelabuhan akan beralih pada persiapan menghadapi arus balik yang diperkirakan terjadi pada pekan depan. (mif)
Editor : Ayu Oktaviana