SAMPIT – Pergerakan penumpang di Pelabuhan Sampit memasuki fase baru. Setelah arus mudik Lebaran 2026 berakhir, aktivitas pelabuhan kini bersiap menghadapi arus balik yang diperkirakan mulai berlangsung pada Rabu (25/3/2026).
Selama periode mudik, tercatat ribuan warga berangkat dari Sampit menuju Pulau Jawa. Data Posko Angkutan Laut Lebaran menunjukkan sebanyak 6.638 penumpang diberangkatkan sejak 13 hingga 19 Maret 2026. Sementara itu, jumlah penumpang yang datang ke Sampit dalam periode yang sama relatif lebih sedikit, yakni 968 orang.
Baca Juga: Penumpang Pesawat Via Bandara H Asan Melonjak, Capai 3.369 Orang Selama Arus Mudik Lebaran 2026
Ketua Posko Angkutan Laut Lebaran Pelabuhan Sampit, Gusti Muchlis, menyebut tingginya angka keberangkatan menjadi gambaran kuatnya mobilitas masyarakat saat momen Lebaran tahun ini.
“Kalau dilihat dari datanya, tren mudik tahun ini memang meningkat. Hampir setiap keberangkatan kapal terisi penuh,” katanya.
Ia menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang tidak lepas dari bertambahnya armada yang melayani rute Sampit menuju Pulau Jawa, serta semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut.
“Secara umum ada kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan moda laut masih jadi pilihan bagi sebagian masyarakat,” ujarnya.
Memasuki masa arus balik, pihak pelabuhan mulai melakukan sejumlah persiapan. Koordinasi dengan operator kapal dan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan kelancaran kedatangan penumpang dalam beberapa hari ke depan.
Kapal penumpang dari Semarang dijadwalkan menjadi pembuka arus balik tahun ini. Kedatangannya diprediksi membawa ratusan penumpang yang kembali ke Sampit setelah merayakan Lebaran di kampung halaman. (mif)
Editor : Ayu Oktaviana