KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah pada 13 hingga 15 Mei 2026.
Dalam rilis yang diterbitkan Rabu (13/5/2026), BMKG memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir, kilat dan angin kencang di sejumlah kabupaten dan kota di Kalteng.
Baca Juga: Karhutla di Kalteng Tahun 2026 Diprediksi Meningkat, Gambut Paling Rawan
BMKG menjelaskan kondisi cuaca tersebut dipengaruhi aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) di sebagian wilayah Kalimantan Tengah.
Selain itu, terpantau adanya daerah belokan angin dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
“Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut,” tulis BMKG dalam keterangannya.
BMKG juga menyebut kelembaban udara yang cukup basah serta labilitas lokal kuat turut mendukung proses konvektif dalam skala lokal sehingga potensi hujan meningkat di sejumlah wilayah.
Untuk Rabu, (13/5/2026), wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang meliputi Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.
Baca Juga: BMKG Sampit Beberkan soal Potensi Rentang Waktu Musim Kemarau di Kotim Tahun 2026
Sementara pada Kamis, (14/5/2026), potensi cuaca serupa masih berpeluang terjadi di Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.
Kemudian pada Jumat, (15/5/2026), BMKG kembali memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.
BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi hujan lokal berdurasi singkat yang dapat disertai petir maupun angin kencang hingga puting beliung.
Selain itu, warga juga diminta berhati-hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang.
“Tetap waspada potensi hujan lokal dengan durasi singkat yang dapat disertai petir atau angin kencang ataupun angin puting beliung di wilayah Kalimantan Tengah,” tulis BMKG. (*)
Editor : Ayu Oktaviana