SAMPIT-Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai diperkuat Bumitama Gunajaya Agro (BGA) menjelang musim kemarau.
Melalui Apel Siaga Karhutla dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Rabu (13/5/2026), BGA membangun kolaborasi bersama TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa hingga masyarakat sekitar untuk mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, kelompok tani, tim tanggap darurat perusahaan dan berbagai stakeholder lainnya.
Langkah itu menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan sekaligus meminimalisasi dampak karhutla di wilayah sekitar operasional.
Regional Head BGA, Lavin Dwi Saputra, mengatakan, perusahaan tidak ingin penanganan karhutla hanya bersifat reaktif ketika kebakaran sudah terjadi.
Karena itu, kesiapsiagaan dilakukan lebih awal melalui patroli terpadu, edukasi masyarakat hingga penguatan sarana pemadaman.
“Kami ingin pencegahan dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Karhutla bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, pendidikan dan kehidupan masyarakat sekitar,” ujarnya.(*)
Editor : Agus Pramono