SAMPIT – Pelayanan kesehatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali mengalami kemajuan signifikan. RSUD dr Murjani Sampit kini resmi mengoperasikan fasilitas Catheterization Laboratory (Cathlab), layanan medis modern untuk penanganan pasien jantung dan gangguan pembuluh darah.
Kehadiran fasilitas tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat, mengingat selama ini banyak pasien jantung harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan serupa.
Layanan Cathlab mulai dioperasikan sejak Sabtu (16/5) dan langsung menjadi tonggak baru dalam peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Kotim tersebut.
Direktur RSUD dr Murjani, dr Yulia Nofiany, mengatakan pengoperasian Cathlab merupakan langkah besar dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat dan modern bagi masyarakat Kotim.
“Sekarang masyarakat sudah bisa mendapatkan layanan Cathlab langsung di Sampit tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini proses rujukan pasien jantung kerap menjadi kendala, terutama pada kasus darurat yang membutuhkan tindakan cepat. Dengan hadirnya Cathlab, penanganan medis bisa dilakukan lebih segera sehingga peluang keselamatan pasien semakin besar.
Ia menjelaskan Cathlab berfungsi untuk mendeteksi sekaligus menangani berbagai gangguan jantung dan pembuluh darah melalui teknologi pencitraan medis berpresisi tinggi.
“Dalam kasus tertentu, kecepatan tindakan sangat menentukan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi risiko akibat keterlambatan penanganan,” katanya.
Selain memperkuat layanan kesehatan daerah, RSUD dr Murjani juga menargetkan peningkatan kualitas pelayanan agar mampu sejajar dengan rumah sakit rujukan di tingkat nasional.
dr Yulia menegaskan pengembangan rumah sakit tidak hanya fokus pada pengadaan alat kesehatan modern, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan sistem pelayanan.
“Kami ingin masyarakat merasa aman dan percaya terhadap pelayanan kesehatan di daerah sendiri. Karena itu SDM dan sistem pelayanan juga terus kami benahi,” ucapnya.
Saat ini layanan Cathlab sudah dapat dimanfaatkan pasien umum. Sementara untuk peserta BPJS Kesehatan, proses integrasi layanan masih menunggu tahapan administrasi dan ditargetkan mulai berlaku penuh pada akhir Juni atau awal Juli 2026.
“Target kami layanan ini segera bisa diakses peserta BPJS sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.
Sementara itu, dokter spesialis RSUD dr Murjani, dr Jancung, mengungkapkan tindakan medis perdana di ruang Cathlab berhasil dilakukan dengan lancar. Prosedur pertama meliputi venografi dan pemasangan CDL tunneling menggunakan bantuan fluoroskopi.
“Dengan teknologi ini tindakan medis menjadi lebih presisi, keamanan pasien lebih terjamin, dan akses vaskular untuk terapi lanjutan bisa lebih optimal,” terangnya.
Beroperasinya Cathlab di RSUD dr Murjani diharapkan menjadi awal penguatan layanan kesehatan modern di Kotim, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit luar daerah untuk penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.(bah)
Editor : Ayu Oktaviana