Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kotim Jadi Tolak Ukur Karhutla Kalteng, DPRD Provinsi Siap Dorong Tambahan Sarpras

Miftahul Ilma • Kamis, 4 Juni 2026 | 18:31 WIB
Ketua Komisi III DPRD Kalteng saat kunjungan ke Kotim.(Miftah/kaltengpos.jawapos)
Ketua Komisi III DPRD Kalteng saat kunjungan ke Kotim. Miftah/kaltengpos.jawapos

SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selalu menjadi momok menakutkan bagi wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng). Pasalnya, jenis tanah gambut membuat api cepat menyala dan sulit dipadamkan.

Untuk itu, diperlukan kesiapsiagaan khusus jauh-jauh hari sebelum kemarau datang. Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi barometer wilayah karhutla di Kalteng. Hal itu karena Kotim memiliki cakupan wilayah yang luas.

Anggota DPRD Kalteng melakukan kunjungan kerja ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim untuk melihat kesiapan daerah menghadapi ancaman kemarau panjang dan dampak El Nino pada Kamis (4/6/2026).

“Secara garis besar kita memperoleh informasi yang tadi sudah disampaikan Pak Kalaksa. Ada beberapa hal yang tentunya perlu kita dorong melalui pemerintah provinsi, misalnya berkaitan dengan bantuan dan hal-hal lain yang masih menjadi kewenangan provinsi,” kata Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto.

Ia menilai perhatian terhadap Kotim perlu diperkuat karena wilayah ini kerap menjadi daerah yang paling terdampak saat musim kemarau melanda Kalimantan Tengah.

Selain mencatat berbagai kebutuhan daerah, Komisi III DPRD Kalteng juga mengapresiasi kesiapsiagaan yang telah dilakukan BPBD Kotim. Mulai dari koordinasi lintas sektor, sosialisasi kepada masyarakat, hingga langkah-langkah pencegahan kebakaran dinilai sudah berjalan cukup baik.

“Ternyata kesiapsiagaan itu sudah ada dan sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur yang tadi saya katakan menjadi tolok ukur bencana di Kalimantan Tengah,” bebernya.

Ia memastikan seluruh hasil kunjungan tersebut akan dibawa dalam pembahasan bersama organisasi perangkat daerah di tingkat provinsi guna mencari solusi yang dapat membantu daerah.

“Kami harapkan apa yang kami peroleh ini menjadi bahan kami untuk rapat dengan dinas terkait di provinsi sehingga hal-hal yang terjadi di Sampit ini bisa dibantu oleh pemerintah provinsi dan dampaknya bermanfaat bagi masyarakat secara luas,” pungkasnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#dprd kalteng #karhutla #bencana ala #bpbd kotim #kotawaringin timur