Kotim Dianaktirikan? Helikopter Water Bombing yang Diminta Bupati Halikinnor Tak Kunjung Datang

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 16:40 WIB
Bupati Kotim Halikinnor soal tanggap darurat Kotim.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)
Bupati Kotim Halikinnor soal tanggap darurat Kotim.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih berharap dukungan helikopter water bombing untuk menjangkau titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berada jauh dari kemampuan pemadaman darat.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, pihaknya telah menyampaikan permintaan dukungan tersebut kepada pemerintah pusat. 

Bahkan, sempat ada informasi mengenai rencana penempatan satu unit helikopter, namun hingga kini belum terealisasi.

Baca Juga: Karhutla di Kotim Makin Meluas, Dua Helikopter Water Bombing Segera Beroperasi

“Kita sudah menyampaikan, bahkan ada pemberitahuan bahwa akan di-dropping satu helikopter. Tapi ternyata sampai ini belum,” katanya usai rapat evaluasi penanganan Karhutla Senin (14/9/2026) kemaren. 

Menurutnya, water bombing sangat dibutuhkan untuk lokasi kebakaran yang berada puluhan kilometer dari jangkauan petugas darat.

Karena itu, ia berharap dukungan water bombing segera diberikan untuk membantu pemadaman di lokasi yang sulit dijangkau.

“Kita minta terus karena yang di luar jangkauan kita puluhan kilo ndak mungkin kita ke sana, ndak mungkin di jangkauan kemampuan manusia kan ada batasnya,” ujarnya.

Meski demikian, Halikinnor juga berharap hujan segera turun sehingga dapat membantu memadamkan titik-titik api yang masih muncul.

Baca Juga: Wabup Kotim Apresiasi Perusahaan Sawit Datangkan Helikopter Water Bombing Tangani Karhutla

Pemerintah daerah, lanjutnya, tetap akan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia sembari menunggu dukungan pusat.

“Ya paling tidak mudah-mudahan Allah memberikan hujan lah daripada titik-titik tertentu,” imbuhnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
Bupati Kotim Halikinnor karhutla water bombing