40 Ribu Liter Air Didistribusikan ke Wilayah Selatan Kotim, Bantuan Terus Berlanjut Selama Warga Mem

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 16:40 WIB
Bupati Kotim Halikinnor memimpin penyaluran air bersih.(Miftahul Ilma/kaltengpos.jawapos.com)
Bupati Kotim Halikinnor memimpin penyaluran air bersih.(Miftahul Ilma/kaltengpos.jawapos.com)

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengerahkan 8 mobil tangki dan 28 kendaraan profil tank untuk mempercepat distribusi air bersih ke wilayah selatan yang terdampak kekeringan. Total 40.000 liter air disalurkan dalam kegiatan distribusi kali ini.

Pendistribusian yang dilakukan pada Kamis (17/9/2026) itu dilaksanakan ke sejumlah titik, di antaranya Lempuyang, Sei Ijum, Sebamban dan Parebok.

Baca Juga: Jerit Warga Sei Ijum Kotim saat Kemarau: Air Berubah Payau, Minum dan Masak Harus Beli Air Galon

Untuk Sei Ijum, bantuan menyasar sekitar 300 kepala keluarga, begitu pula di Sebamban. Sementara di Parebok dilakukan distribusi sebanyak 1.200 liter.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kemarau yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.

“Sebenarnya pendistribusian ini sudah mulai bulan Agustus kemarin, sudah berjalan,” katanya.

Ia menegaskan pemerintah tidak menetapkan batas waktu tertentu untuk distribusi. Bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah berdasarkan laporan pemerintah desa.

“Jadi air bersih ini tetap berjalan. Sepanjang nanti ada laporan dari kepala desa bahwa mereka di sini masih kering dan memerlukan, kita akan tetap salurkan,” ujarnya.

Baca Juga: Krisis Air Bersih di MHS Kotim, PDAM Sungai Lepeh Tak Bisa Dikonsumsi

Menurut Halikinnor, pola tersebut diperlukan agar distribusi tepat sasaran. Kepala desa diminta aktif melaporkan apabila persediaan air warga kembali menipis.

“Kalau kepala desa misalnya melaporkan, Pak ini sudah habis, kekurangan lagi, perlu didropping. Kita akan laksanakan lagi dropping,” katanya.

Dalam penyaluran, kendaraan profil tank digunakan untuk menjangkau permukiman hingga gang-gang warga. Halikinnor menyebut selain delapan mobil tangki, terdapat 28 profil tank yang ikut mendukung distribusi.

“28 profil tank yang dengan double cabin itu. Nah, dengan profil tank yang membagi ke rumah-rumah, masuk ke gang-gang,” jelasnya.

Penanganan krisis air tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri hingga perusahaan yang memberikan dukungan armada.

Baca Juga: 50 Ribu Liter Air Bersih Dikirim ke Kecamatan Pulau Hanaut

Halikinnor berharap distribusi ini hanya menjadi solusi sementara sambil pemerintah menyiapkan sistem penyediaan air bersih yang lebih permanen bagi wilayah selatan. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
Bupati Kotim Halikinnor air bersih