Pagi, Siang, Malam, Tim Gabungan Bekerja Keras Padamkan Karhutla di Pulau Hanaut Kotim

Agus Pramono • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 14:10 WIB
Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra  turut lakukan pemadaman karhutla di Pulau Hanaut.(Humas)
Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra turut lakukan pemadaman karhutla di Pulau Hanaut.(Humas)

 

SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Berdasarkan laporan penanganan karhutla pada Minggu (20/9/2026), sedikitnya 156 hektare lahan terbakar di sejumlah lokasi.
Dari luasan tersebut, tim gabungan bersama Regu Siaga Api dan pemilik lahan pada pagi,siang sampai malam telah melakukan pemadaman terhadap sekitar 114,5 hektare.

Upaya pemadaman dan pendinginan masih terus dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam.

Kapolsek Pulau Hanaut Iptu Purwono terjun langsung memadamkan karhutla.
Kapolsek Pulau Hanaut Iptu Purwono terjun langsung memadamkan karhutla.

 

Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra melalui Kapolsek Pulau Hanaut Iptu Purwono menegaskan pihaknya terus berupaya melakukan penanganan karhutla di wilayah hukumnya.

Baca Juga: 17 Perkara Pembakaran Lahan di Kotim Masih dalam Penyelidikan

“Selain pemadaman, sosialisasi kepada masyarakat juga terus dilakukan untuk mencegah meluasnya kebakaran,”katanya.

Berdasarkan laporan tersebut, titik kebakaran tersebar di sejumlah desa, di antaranya Rawa Sari, Makarti Jaya, Hanaut, Babaung, Bapinang Hilir, Babirah, Bapinang Hilir Laut, Bantian, Hantipan, Bamadu dan Bapinang Hulu.

Di Desa Rawa Sari, tercatat lahan terbakar sekitar 40 hektare dengan 30 hektare di antaranya telah dipadamkan. Kemudian di Desa Makarti Jaya, luas lahan terbakar mencapai 20 hektare dan 18 hektare berhasil dipadamkan.

Sementara di Desa Hanaut, lahan yang terbakar dilaporkan sekitar 30 hektare dengan 25 hektare telah berhasil dipadamkan. Di Desa Babaung, kebakaran mencapai 30 hektare dan 20 hektare sudah ditangani.

Personel Polsek Pulau Hanaut melakukan pemadaman.
Personel Polsek Pulau Hanaut melakukan pemadaman.

Kebakaran juga terjadi di sejumlah desa lainnya dengan luasan yang lebih kecil. Di antaranya Bapinang Hilir 2 hektare, Babirah 5 hektare, Bapinang Hilir Laut 10 hektare, Bantian 3 hektare, Hantipan 2 hektare, Bamadu 10 hektare, serta Bapinang Hulu 1 hektare.

Dalam laporan penanganan tersebut, Hantipan juga tercatat dalam laporan lain dengan luasan terbakar 3 hektare dan 2 hektare telah dipadamkan.

Warga Dilibatkan dalam Pemadaman

Penanganan karhutla dilakukan dengan melibatkan Regu Siaga Api di desa serta pemilik lahan. Tim tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga pendinginan terhadap lahan yang masih mengeluarkan asap.

Masyarakat yang terlibat dalam pemadaman juga diberikan masker untuk mengurangi dampak paparan asap.

Upaya lain dilakukan dengan membuat sekat bakar secara manual menggunakan cangkul serta peralatan penyemprot atau handsprayer.

Di sejumlah lokasi, masyarakat juga diminta tetap siaga siang dan malam untuk memantau kondisi lahan masing-masing.

“Kondisi sumber air yang mulai terbatas turut menjadi perhatian. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuat embung atau sumur di sekitar sungai yang mulai mengering untuk mendukung proses pemadaman,”beber Purwono.

Tim juga telah mengirimkan share location dan foto lokasi kebakaran kepada BPBD Kabupaten Kotim. Data tersebut memungkinkan dilakukan penanganan lanjutan, termasuk opsi water bombing jika kondisi di lapangan membutuhkan.

Penyelidikan Penyebab Kebakaran

Untuk penanganan selanjutnya, Regu Siaga Api akan tetap berada di lokasi dan melakukan pendinginan hingga api benar-benar padam.

Penambahan peralatan pemadam dari desa juga akan dilakukan apabila api masih belum sepenuhnya terkendali. Petugas juga akan mendata pemilik lahan dan luasan lahan yang terbakar.

Selain penanganan di lapangan, penyelidikan juga akan dilakukan untuk mengungkap penyebab kebakaran dan pihak yang diduga bertanggung jawab atas pembakaran lahan.

Kapolsek Pulau Hanaut menegaskan penanganan karhutla akan terus dilakukan bersama masyarakat dan unsur terkait agar kebakaran tidak semakin meluas.(*)

 

Editor : Agus Pramono
luas karhutla karhutla pulau hanaut karhutla kapolsek pulau hanaut