Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Sambut Lebaran 2026, Pemerintah Gelontorkan Rp911 Miliar untuk Diskon Besar-Besaran Tiket Transportasi

Agus Pramono • Rabu, 11 Februari 2026 | 12:45 WIB
Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin jumpa pers.HUMAS
Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin jumpa pers.HUMAS

JAKARTA-Pemerintah mengucurkan anggaran hampir Rp1 triliun guna mengerek mobilitas masyarakat sekaligus menjaga laju pertumbuhan ekonomi pada awal 2026.

Melalui program stimulus transportasi, berbagai moda perjalanan akan mendapatkan potongan harga selama periode mudik Idulfitri.

Kebijakan ini disiapkan untuk membuat biaya perjalanan lebih terjangkau bagi jutaan warga yang hendak pulang ke kampung halaman. Diskon mencakup tiket kereta api, pesawat domestik kelas ekonomi, kapal laut, hingga tarif jasa pelabuhan penyeberangan.

Total dana yang dialokasikan mencapai Rp911,16 miliar, bersumber dari APBN dan non-APBN. Pemerintah menargetkan kebijakan ini mampu mendorong peningkatan konsumsi dan pergerakan masyarakat pada Triwulan I 2026, seiring momentum libur Lebaran.

"Dalam rangka libur hari besar nasional (Idul Fitri), pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi. Total anggarannya adalah Rp 911,16 miliar berasal dari APBN mau pun Non-APBN," kata Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Airlangga merinci, stimulus tersebut di antaranya untuk diskon tiket kereta api sebesar 30 persen khusus tanggal 14-29 Maret 2026. "Diskon 30 persen dari harga tiket, targetnya untuk 1,2 juta penumpang," kata Airlangga.

Tarif angkutan laut juga didiskon. Tiket kapal PT Pelni (Persero) akan didiskon 30 persen untuk tanggal 11 Maret-5 April 2026. "Diskon tarif sebesar 30 persen dari tarif dasar dan targetnya 445 ribu penumpang," ucap Airlangga.

Demikian pula angkutan penyeberangan, PT ASDP Indonesia Ferry akan mendiskon tarif jasa pelabuhan sebesar 100 persen tanggal 12-31 Maret 2026. "Targetnya adalah 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang," Airlangga menjelaskan.

Selain itu, ada diskon tarif pesawat sebesar 17-18 persen untuk periode 14-29 Maret 2026. "Diskon angkutan udara untuk penerbangan kelas ekonomi dan perjalanan dalam negeri. Targetnya 3,3 juta penumpang," ucapnya.

Untuk memudahkan masyarakat merencanakan perjalanan mudik dan mengoptimalkan mobilitas masyarakat, pemerintah juga mendorong penerapan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026. "Diberikan fleksibilitas dalam penetapan hari kerja khusus untuk ASN dan juga untuk pekerja swasta," papar Airlangga.


Tarif Kereta Diskon 30 Persen saat Lebaran, Pesawat Diskon 18 Persen

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan memberikan diskon tarif transportasi umum, mulai dari kereta api, pesawat terbang, hingga angkutan laut selama masa mudik Idulfitri.

Secara rinci, Airlangga menyebut pemerintah melalui PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan memberikan diskon tarif sebesar 30 persen dari harga tiket normal. Diskon tersebut berlaku untuk perjalanan pada periode 14 hingga 29 Maret 2026.

“Kami targetkan diskon 30 persen ini diperuntukkan bagi 1,2 juta penumpang,” ujar Airlangga dalam konferensi pers, Selasa (10/2/2026).

Selain itu, pemerintah juga akan memberikan diskon tarif angkutan udara kelas ekonomi sebesar 7–18 persen untuk perjalanan domestik pada periode yang sama. Diskon tiket pesawat tersebut ditargetkan menjangkau 3,3 juta penumpang.

Untuk angkutan laut, Airlangga menyebut tarif perjalanan yang difasilitasi PT Pelni akan mendapat diskon 30 persen pada periode 11 Maret hingga 5 April. Pemerintah juga memberlakukan diskon tarif jasa kepelabuhan sebesar 100 persen bagi penumpang angkutan penyeberangan kapal feri pada 12 hingga 31 Maret.

“Adapun target diskon ini diperuntukkan bagi 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang,” tuturnya.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan non-APBN. Ia berharap stimulus ini dapat meningkatkan mobilitas masyarakat selama periode Idulfitri.

“Dengan demikian, diharapkan masyarakat sudah bisa mulai untuk memesan tiket untuk merecanakan pada hari lebaran nanti,” pungkas dia.(ram)

Editor : Ayu Oktaviana
#tarif pesawat #mudik idulfitri #Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto #mobilitas masyarakat #Work From Anywhere #stimulus ekonomi #biaya perjalanan #pertumbuhan ekonomi #pelabuhan penyeberangan #libur lebaran #kampung halaman #tiket kereta api #diskon #pt pelni (persero)