KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Fenomena “pod geter” atau podgeter belakangan semakin marak dan membuat banyak masyarakat bingung membedakannya dengan rokok elektronik (vape) legal. Sekilas, keduanya memang tampak sama, namun perbedaannya sangat krusial, terutama dari sisi keamanan dan hukum.
Baca Juga: Waspada! Dinar Candy Ingatkan Bahaya 'Podgeter' yang Viral di Kelab Malam, Ternyata Bukan Vape Biasa
Pod geter adalah istilah yang digunakan untuk menyebut vape pod yang telah disalahgunakan. Secara fisik, perangkatnya sama seperti vape biasa, tetapi isi cairannya telah dimodifikasi dengan zat berbahaya, termasuk narkotika atau psikotropika.
Awalnya, fitur “getar” pada vape hanyalah teknologi haptik sebagai penanda baterai atau status perangkat. Namun, istilah ini kemudian bergeser menjadi kode dalam peredaran gelap liquid narkoba, terutama di kalangan anak muda dan lingkungan hiburan malam.
Baca Juga: Bahaya di Balik Sensasi 'Gas Tawa': Mengapa Whip Pink Bisa Berakibat Fatal
Perbedaan Pod Geter dan Vape Legal
1. Dari Kemasan
Vape legal: Memiliki segel resmi, label jelas, dan peringatan kesehatan
Pod geter: Sering tanpa label, segel rusak, atau kemasan mencurigakan
2. Dari Isi Cairan
Vape legal: Mengandung nikotin dengan campuran perasa yang terukur
Pod geter: Berisi zat terlarang seperti narkoba cair (misalnya sabu atau etomidate)
3. Efek Saat Digunakan
Vape legal: Umumnya menyebabkan rasa haus atau ketergantungan nikotin
Pod geter: Bisa memicu halusinasi, pusing berat, lemas, bahkan gangguan kesadaran
4. Cara Peredaran
Vape legal: Dijual di toko resmi dan terdaftar
Pod geter: Dipasarkan secara ilegal melalui jaringan tersembunyi
Bahaya Kesehatan yang Mengintai
Penggunaan pod geter jauh lebih berisiko dibanding vape biasa karena zat berbahaya langsung masuk ke paru-paru dan otak dalam waktu singkat. Dampaknya bisa sangat serius:
- Halusinasi dan gangguan saraf akibat zat psikotropika
- Kejang hingga gagal jantung karena efek stimulan berlebih
- Ketergantungan akut yang merusak fungsi otak dalam jangka panjang
- Dalam kasus tertentu, penggunaan pod geter bahkan bisa berujung pada kematian mendadak.
Apakah Semua Vape Bergetar Berbahaya?
Tidak. Banyak vape legal memang memiliki fitur getar sebagai indikator teknologi. Fitur ini tidak berbahaya selama cairan di dalamnya tidak dimodifikasi dengan zat ilegal.
Artinya, yang berbahaya bukan perangkatnya, melainkan isi liquid yang digunakan.
Tanda Seseorang Menggunakan Pod Geter
Beberapa ciri yang bisa dikenali setelah seseorang menghisap vape mencurigakan antara lain:
1. Mata merah ekstrem
2. Bicara tidak jelas
3. Koordinasi tubuh terganggu
4. Halusinasi atau ketakutan tanpa sebab
Penggunaan atau kepemilikan pod geter dengan kandungan narkotika dapat dijerat Undang-Undang Narkotika. Sanksinya tidak main-main, mulai dari rehabilitasi hingga hukuman penjara bertahun-tahun dan denda besar.
Waspada dan Jangan Sembarangan Mencoba
Masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan mencoba atau meminjam vape dari orang lain, terutama di tempat umum. Modus pod geter dirancang agar terlihat seperti vape biasa, padahal menyimpan risiko besar.
Jika menemukan aktivitas mencurigakan, pelaporan bisa dilakukan melalui kanal resmi seperti BNN atau kepolisian, bahkan secara anonim.
Pod geter bukan sekadar vape biasa, melainkan bentuk baru penyalahgunaan narkoba yang berbahaya dan terselubung. Mengenali perbedaannya adalah langkah pertama untuk melindungi diri dan lingkungan sekitar.(ram)
Editor : Ayu Oktaviana