Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Prabowo Meledak di May Day, Singgung Pejabat Pintar Maling dan Pengusaha Serakah

Miftahul Ilma • Jumat, 1 Mei 2026 | 10:55 WIB
Pidato Prabowo di Hari Buruh
Pidato Prabowo di Hari Buruh

 KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap elite saat peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). 

Di hadapan ribuan buruh, ia menyinggung pejabat yang dinilainya tidak berpihak pada rakyat, bahkan menyebut ada yang pintar maling. 

“Yang saya sedih, orang semakin tinggi pangkat banyak yang semakin enggak jelas. Saya heran, semakin pintar banyak yang pintar. Pintar maling. Enggak habis fikir aku,” ujarnya. 

Prabowo bahkan membandingkan kondisi rakyat kecil seperti buruh, petani, dan nelayan dengan kalangan elite. Ia menyebut justru kelompok masyarakat bawah yang hidup susah memiliki kejujuran dan keikhlasan lebih besar.

“Para pekerja, petani, nelayan, justru yang hidupnya susah itu orang-orang yang jujur, orang-orang yang ikhlas,” ujarnya.

Prabowo juga mengungkapkan kekecewaannya setelah melihat kondisi rakyat usai dirinya pensiun dari militer. Ia mengaku terkejut karena masih banyak masyarakat yang hidup dalam kesulitan.

“Saya sudah mempertaruhkan nyawa berkali-kali untuk bangsa ini. Tapi saya lihat rakyat masih banyak yang susah,” katanya.

Ia menegaskan tidak rela jika praktik korupsi terus terjadi di kalangan pejabat, apalagi jika sampai merampas hak rakyat.

“Saya tidak rela negara ini dirampok oleh maling-maling. Banyak elit-elit yang curi uang rakyat. Bukan ini yang saya perjuangkan,” tegasnya.

Lebih jauh, dengan suara lantang juga menyoroti dampak langsung dari praktik tersebut terhadap kehidupan masyarakat, terutama kelompok rentan. Ia bahkan menyinggung adanya kolusi antara pejabat dan pengusaha yang dinilainya merugikan rakyat.

“Saya tidak rela ada anak Indonesia yang lapar. Saya tidak rela ada ibu yang tidak bisa memberi susu untuk anaknya,” ucapnya.

“Saya tidak rela pejabat yang diberi kepercayaan justru bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha brengsek, pengusaha yang serakah,” lanjutnya. 

Kendati demikian ia juga meminta rakyat untuk berfikir jernih. Bahwa tidak semua pengusaha serakah dan masih banyak yang bekerja denga baik. 

“Kita butuh mereka agar ekonomi hidup. Jangan kita benci sama orang kaya,” imbuhnya. (*)

Editor : Agus Pramono
#selamat hari buruh #prabowo hari buruh #hari buruh #may day