Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Pengadaan Mesin Cuci hingga Bingkai Foto di Program Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Miftahul Ilma • Rabu, 13 Mei 2026 | 16:00 WIB
Pengadaan mesin cuci, frame foto dan sebagiannya untuk Sekolah Rakyat.
Pengadaan mesin cuci, frame foto dan sebagiannya untuk Sekolah Rakyat.

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Program Sekolah Rakyat milik Kementerian Sosial kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah pengadaan barang bernilai miliaran rupiah muncul di laman pengadaan nasional. 

Setelah sebelumnya ramai soal sepatu dan kaus kaki, kini pengadaan mesin cuci, kompor hingga bingkai foto presiden ikut disorot.

Baca Juga: Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Dicopot Usai Anggaran Motor Listrik MBG Lolos? Menkeu: Anda Tebak Saja Sendiri

Berdasarkan data yang tercantum di situs Indonesia National Procurement Portal (Inaproc), Kementerian Sosial tercatat melakukan pengadaan mesin cuci dalam enam paket berbeda dengan total anggaran mencapai sekitar Rp2,9 miliar.

Dari paket tersebut, sebagian disebut telah selesai, sementara lainnya masih berada dalam tahap kontrak dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membenarkan adanya pengadaan mesin cuci untuk kebutuhan siswa Sekolah Rakyat.

Menurutnya, fasilitas itu disiapkan untuk menunjang aktivitas para murid selama mengikuti pendidikan di asrama.

“Intinya semua yang dibelanjakan itu pasti diaudit. Enggak mungkin enggak diaudit,” kata Gus Ipul, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan, mesin cuci memang disediakan untuk membantu siswa mencuci pakaian mereka selama berada di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Pengadaan 20.600 Truk untuk Kopdes Merah Putih, Dugaan Kontraknya Senilai Rp10,83 Triliun

“Tapi lengkapnya, detailnya jangan sekarang, deh. Nanti, besok, akan kami sampaikan semua dalam konferensi pers,” ujarnya.

Sorotan terhadap pengadaan di program Sekolah Rakyat sebelumnya juga muncul setelah publik menemukan adanya pembelian bingkai foto Presiden dan Wakil Presiden dengan nilai miliaran rupiah.

Masih mengacu pada dokumen pengadaan di Inaproc, total anggaran untuk pembelian foto bingkai Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tercatat mencapai sekitar Rp4,14 miliar.

Dari dokumen yang beredar, terdapat empat paket pengadaan berbeda untuk kebutuhan tersebut. Tiga paket dianggarkan pada tahun 2025, sementara satu paket lainnya masuk dalam anggaran 2026.

Baca Juga: Selama Ada MBG, Jalur Kereta Api Kalimantan Tak Akan Terealisasi

Pada pengadaan tahun lalu, Kemensos tercatat mengalokasikan sekitar Rp806 juta untuk paket bertajuk Pengadaan Non Operasional Foto Bingkai Presiden Wapres.

Status proyek itu disebut masih dalam proses.

Selain itu, terdapat pula paket pengadaan lain bernama Foto Bingkai Presiden dan Wapres SR 1C senilai Rp519 juta, ditambah kontrak terpisah sekitar Rp91 juta untuk barang serupa.

Memasuki tahun anggaran 2026, nilai pengadaan kembali meningkat. Kemensos tercatat mengalokasikan sekitar Rp2,72 miliar untuk pembelian foto bingkai presiden dan wakil presiden yang juga disertai figur lambang Garuda sebagai perlengkapan ruang kelas Sekolah Rakyat.

Baca Juga: BGN Kalteng Masih Tunggu Arahan soal Distribusi Motor Listrik untuk SPPG

Menanggapi hal tersebut, Gus Ipul menegaskan seluruh proses pengadaan memiliki penanggung jawab teknis di internal kementerian dan dapat ditelusuri.

“Yang bisa menjelaskan lebih detail itu adalah penanggung jawabnya. Kalau saya yang menjelaskan nanti malah keliru,” kata dia saat ditemui di Kantor Kementerian Sosial, Senin (11/5/2026).(*)

Editor : Ayu Oktaviana
#pengadaan mesin cuci #kementerian sosial #gus ipul #Sekolah Rakyat