Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Niat Datang ke Rumah Keluarga untuk Memasak, Kronologi Tiga Warga Tewas Terlindas Motor Grader

Agus Pramono • Minggu, 24 Mei 2026 | 12:29 WIB

 

Kendaraan greder yang menewaskan tiga warga.Foto banjarmasinpost-damkarnews
Kendaraan greder yang menewaskan tiga warga.Foto banjarmasinpost-damkarnews

 KALTENGPOS.JAWAPOS.COM– Perjalanan empat warga Jalan Irigasi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, yang hendak bersilaturahmi dan memasak bersama keluarga berakhir tragis.

Tiga orang meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan dengan alat berat jenis motor grader di Jalan Desa Lawahan, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Sabtu (23/5/2026).

Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Acil Ita selaku pengendara sepeda motor, Dillan yang masih duduk di bangku sekolah dasar, serta Acil Iris. Sementara satu korban lainnya, Acil Taniah, berhasil selamat dari insiden maut tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, keempat korban berangkat dari kawasan Gambut dengan menggunakan satu unit sepeda motor matik jenis Yamaha Fazzio.

Mereka berencana mengunjungi rumah kerabatnya di Desa Lawahan untuk menghadiri kegiatan memasak bersama keluarga.

Namun nahas, saat melintas di lokasi kejadian yang berada di kawasan Tambak Babi, Desa Lawahan, kendaraan yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan dengan alat berat jenis motor grader yang sedang bekerja.

Keluarga korban, Ayu, mengungkapkan bahwa rombongan tersebut memang sedang dalam perjalanan menuju rumahnya.

"Tadinya memang mau ke rumah kami. Rencananya mau memasak bersama mama saya di rumah. Tapi di tengah jalan terjadi musibah seperti ini," ujarnya.

Menurut informasi yang diterimanya, sepeda motor yang ditumpangi korban sempat berhenti di lokasi. Namun alat berat yang berada di depan diduga bergerak mundur dan menabrak para korban.

"Kabarnya kendaraan mereka sempat berhenti. Lalu alat berat itu mundur dan tidak sempat mengerem. Korban tertabrak dan meninggal di tempat," kata Ayu dilansir dari Banjarmasinpost.

Dari empat orang yang berada di atas sepeda motor tersebut, satu korban berhasil menyelamatkan diri setelah melompat sesaat sebelum kejadian yang lebih fatal terjadi. Sementara tiga korban lainnya terjatuh ke badan jalan dan diduga terlindas roda alat berat.

Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Video pascakejadian bahkan beredar luas di media sosial dan grup percakapan WhatsApp.

Dalam rekaman tersebut terlihat tiga korban tergeletak di lokasi kejadian dan ditutupi daun pisang oleh warga sambil menunggu proses evakuasi.

Dalam video yang beredar, terdengar keterangan warga yang menyebut alat berat tersebut diduga mundur tanpa mengetahui ada pengendara berada di belakangnya.

"Tambak Babi nah, menyenggol. Dia mundur, di belakang tidak melihat juga," ujar seorang warga dalam rekaman tersebut.

Petugas bersama relawan emergency dan ambulans desa kemudian mengevakuasi seluruh korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Idaman Banjarbaru untuk penanganan lebih lanjut.

Setelah proses identifikasi dan penanganan medis selesai, jenazah para korban dibawa ke rumah duka di kawasan Jalan Irigasi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Pihak keluarga berharap kejadian yang merenggut tiga nyawa tersebut dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Mereka juga meminta adanya pertanggungjawaban atas insiden yang terjadi.

"Kami berharap proses hukumnya berjalan dan ada pertanggungjawaban atas kejadian ini," ujar Ayu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi pasti kecelakaan serta dugaan kelalaian yang menyebabkan terjadinya insiden maut tersebut.(*)

 

Editor : Agus Pramono
#motor greder #tiga tewas terlindas greder #kronologi terlindas greder