PALANGKA RAYA – Dalam upaya memperkuat kesiapan menghadapi musim kemarau dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, Komandan Korem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, S.E., M.Si., yang diwakili oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 102/Pjg Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.I.P., M.M., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilanjutkan dengan Apel Gelar Personel dan Sarana Prasarana Penanggulangan Karhutla di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (7/8/2025).
Apel gelar ini dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, bersama Kepala BNPB RI serta Gubernur Kalimantan Tengah, sebagai bentuk komitmen bersama menghadapi potensi karhutla di wilayah Bumi Tambun Bungai.
Kegiatan ini menandai sinergi kuat antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, yang ditandai pula dengan penandatanganan Komitmen Bersama Kalimantan Tengah Bebas Kabut Asap.
“Apel ini menjadi sarana penting untuk mengecek kesiapan personel, kelengkapan peralatan, serta sarana dan prasarana pendukung, agar respons terhadap potensi karhutla dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi,” ungkap Kasrem Kolonel Jajang.
Ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, KLHK, Manggala Agni, hingga relawan masyarakat turut serta dalam apel tersebut. Pemerintah pusat melalui kehadiran Menteri LHK juga menunjukkan perhatian serius terhadap perlindungan lingkungan dan keselamatan masyarakat Kalteng dari ancaman asap.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen dapat meningkatkan kewaspadaan, koordinasi, serta semangat gotong royong dalam menanggulangi dan mencegah bencana karhutla yang kerap terjadi saat musim kemarau. (Penrem)
Editor : Agus Pramono