Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Video Ricuh Warga vs PT MUTU Viral! Pemprov Kalteng Akan Turun Tangan Lalukan Penyelidikan

Agus Pramono • Kamis, 20 November 2025 | 21:00 WIB
Plt Sekda Kalteng, Leonard S. Ampung
Plt Sekda Kalteng, Leonard S. Ampung

PALANGKA RAYA-Pemprov Kalteng menaruh perhatian serius terhadap memanasnya sengketa lahan antara warga Barito Selatan (Barsel) dan PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU).

Beredar video yang dinarasikan adanya tindakan kekerasan oleh pihak perusahaan pada Rabu, 19 November 2025. 

Dalam rekaman itu, tampak kericuhan saat warga menyampaikan tuntutan ganti rugi lahan yang mereka klaim telah digarap perusahaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) kalteng, Leonard S. Ampung, menegaskan bahwa pemprov akan menelusuri secara menyeluruh kebenaran insiden tersebut.

“Kami akan cek lagi, ya. Terutama akan kebenaran dari video tersebut dan kita akan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten, pemerintah setempat,”ujarnya usai mengikuti Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2025 di Aula Bapperida, Kamis (20/11/2025).

Konflik dipicu oleh tuntutan warga agar PT Mutu segera membayar ganti rugi lahan yang menurut mereka merupakan hak milik masyarakat. 

Namun pihak perusahaan dilaporkan menolak tuntutan itu dengan alasan bahwa area tersebut termasuk dalam wilayah operasional mereka. Penolakan inilah yang memicu ketegangan hingga muncul dugaan tindakan kekerasan di lapangan.

Leonard menegaskan bahwa sebelum Pemprov bersikap atau memberikan rekomendasi, seluruh fakta harus diverifikasi terlebih dahulu.

“Kita harus mengetahui dulu keadaan sebenarnya bagaimana, baru kita memberikan masukan-masukan. Untuk segera diselesaikan dengan baik. Jangan ada yang dirugikan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa video yang beredar tidak dapat dijadikan dasar tunggal menyimpulkan kejadian.

“Kita cek dulu. Kita cek dulu. Karena dari video itu ada yang perlu diklarifikasi,” tambahnya.

Sengketa lahan antara masyarakat Barsel dan PT Mutu telah berlangsung cukup lama tanpa adanya titik penyelesaian yang jelas. 

Warga menegaskan bahwa lahan tersebut merupakan wilayah yang telah mereka kuasai secara turun-temurun, sementara perusahaan berpegang pada dokumen perizinan yang mereka klaim sah.

Pemprov Kalteng berharap kedua belah pihak dapat bersikap kooperatif dalam proses klarifikasi dan mediasi agar konflik tidak semakin meluas dan dapat diselesaikan secara adil. (ovi/ram)

Editor : Ayu Oktaviana
#Leonard S Ampung #penanggulangan kemiskinan #PT Multi Tambangjaya Utama #barito selatan #konflik #perizinan #barsel #pemprov kalteng #tindak kekerasan