KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Akhir pekan kerap menjadi momen berlibur dan bersantai bersama keluarga. Namun, bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu di luar rumah, wajib memperhatikan prakiraan cuaca yang belakangan ini tak menentu.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi merilis prakiraan cuaca wilayah Kalimantan Tengah untuk Sabtu, (7/2/2026). Sejumlah daerah diperkirakan mengalami hujan, baik ringan hingga berpotensi sedang, yang terjadi pada siang hingga malam hari.
Untuk wilayah Tamiang Layang, cuaca diprakirakan cerah berawan pada pagi hari, kemudian hujan ringan terjadi dari siang hingga dini hari. Suhu udara berada pada kisaran 23–33 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban 67–99 persen.
Di Muara Teweh, kondisi pagi diprediksi cerah berawan, hujan ringan turun pada siang dan malam hari, lalu kembali cerah berawan pada dini hari. Suhu udara berada di rentang 24–33 derajat Celsius dengan kelembaban 68–100 persen.
Sementara di Buntok, cuaca pagi cerah berawan, hujan ringan diprakirakan terjadi pada siang hingga malam hari, kemudian kembali cerah berawan pada dini hari, dengan suhu 23–33 derajat Celsius dan kelembaban 64–97 persen.
Sejumlah wilayah lain diprediksi hanya mengalami hujan ringan pada siang hari, sementara pagi, malam, dan dini hari cenderung cerah berawan. Wilayah tersebut meliputi Sukamara, Sampit, Pangkalan Bun, Palangka Raya, Nanga Bulik, Kuala Pembuang, Kuala Kurun, dan Kuala Kapuas. Rata-rata suhu di wilayah ini berada pada kisaran 23–33 derajat Celsius, dengan kecepatan angin 7–15 km/jam.
Adapun Puruk Cahu diprakirakan cerah berawan pada pagi hari, hujan ringan terjadi pada siang dan malam hari, lalu kembali cerah berawan saat dini hari.
Untuk wilayah Pulang Pisau dan Kasongan, cuaca diprediksi relatif stabil dengan kondisi cerah berawan sepanjang hari, tanpa indikasi hujan berdasarkan tabel prakiraan BMKG.
Secara umum, kondisi meteorologi Kalimantan Tengah menunjukkan suhu udara berada pada kisaran 23–33 derajat Celsius, kelembaban 61–100 persen, serta kecepatan angin tertinggi terpantau di wilayah Kuala Pembuang mencapai 15 km/jam dari arah timur.
Setelah paparan prakiraan per wilayah, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, dan Barito Timur.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan lokal berdurasi singkat yang dapat disertai petir, angin kencang, hingga angin puting beliung di wilayah Kalimantan Tengah secara umum.
Baca Juga: Banjir dan Karhutla Tiap Tahun Terjadi, WALHI: Kalimantan Tengah di Ambang Bencana Ekologis
“Warga diimbau tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang, terutama di wilayah rawan bencana,” tulis BMKG dalam rilis resminya, Jumat (6/2/2026).
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan dan di wilayah yang memiliki potensi bencana hidrometeorologi. (mif)
Editor : Ayu Oktaviana