PALANGKA RAYA–Partai Gerindra terus menunjukan eksistensi yang kuat di Kalteng. Sejumlah posisi strategis baik di eksekutif dan legislatif ditempati, mulai dari posisi gubernur, bupati hingga masuk dalam unsur pimpinan dewan bahkan tak pernah absen menghantarkan wakilnya ke DPR RI.
Partai politik besutan Prabowo Subianto ini terus memperkokoh posisinya di Bumi Tambun Bungai.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kalteng Iwan Kurniawan mengungkapkan mengenai agenda politik, partainya memiliki target ke depan, terlebih sejumlah kader kini menduduki posisi strategis.
“Kami merasa sekarang punya presiden, punya gubernur juga. Target Gerindra tentu memperkuat posisi di Kalteng,” ujar Iwan Kurniawan di sela-sela buka puasa bersama kader dan sejumlah tokoh, Minggu (22/2/2026).
Namun demikian, ia menegaskan keputusan terkait pengusungan calon kepala daerah pada 2029 mendatang, kata Iwan Kurniawan, sepenuhnya menjadi kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Kami di daerah hanya perpanjangan tangan. Soal mengusung itu kewenangan DPP. Tugas kami mengamankan dan memenangkan,” tegas Anggota DPR RI ini.
Ia memastikan DPD Gerindra Kalteng akan tetap sejalan dan patuh terhadap arahan pimpinan pusat dalam menentukan langkah politik ke depan.
Sementara itu, berkaitan dengan acara buka puasa bersama dengan tokoh dan kader. Iwan Kurniawan mengungkapkan kegiatan tersebut digelar secara spontan setelah pertemuannya dengan gubernur sehari sebelumnya.
“Ini memang dadakan. Hari Sabtu ketemu Pak Gubernur, lalu kami sepakat bikin buka puasa hari Minggu. Jadi teman-teman dari daerah yang jauh mungkin belum sempat hadir,” katanya.
Ia menyebut dari 14 kabupaten/kota di Kalteng, sembilan daerah berhasil mengirimkan perwakilan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran, Wakil Gubernur H Edy Pratowo, mantan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, serta Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini, bersama sejumlah tokoh dan kader partai lainnya.
Dalam sambutannya, Agustiar menyampaikan bahwa buka puasa bersama tidak hanya menjadi ajang silaturahmi internal partai, tetapi juga ruang mempererat hubungan dengan berbagai elemen masyarakat.
Ia menilai Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat komunikasi dan meredam perbedaan.
“Kalau kebersamaan kita kuat, Insya Allah membangun Kalimantan Tengah juga jadi lebih mudah,” ujarnya.
Agustiar juga menyampaikan apresiasi atas dukungan kader Gerindra terhadap program pembangunan daerah. Meski menghadapi efisiensi anggaran, pemerintah provinsi disebutnya tetap berkomitmen menjalankan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. (*rif/ala)
Editor : Ayu Oktaviana