Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Puncak Arus Mudik Udara Diprediksi 18–19 Maret, Penumpang Bandara Tjilik Riwut Mulai Meningkat

Agus Pramono • Senin, 16 Maret 2026 | 13:00 WIB

Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran meninjau aktivitas Bandara Tjilik Riwut. ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS.
Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran meninjau aktivitas Bandara Tjilik Riwut. ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS.

PALANGKA RAYA – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, arus mudik melalui jalur udara di Kalimantan Tengah mulai mengalami peningkatan. Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran memperkirakan puncak arus mudik melalui Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya akan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026.

“Mungkin perkiraannya sekitar tanggal 18 sampai 19, itu kemungkinan menjadi puncaknya,” ujar Agustiar, Sabtu (14/3/2026).

Gubernur juga mengimbau masyarakat yang akan meninggalkan rumah untuk mudik agar memperhatikan aspek keamanan.

Ia menyarankan warga untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman, terutama jika menyimpan barang-barang berharga.

“Kalau ada barang-barang berharga di rumah, bisa dititipkan atau dilaporkan kepada pihak kepolisian agar ikut dipantau keamanannya,” katanya.

Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Tjilik Riwut, I Made Darmawan, mengatakan arus mudik melalui bandara tersebut sudah mulai terasa dalam beberapa hari terakhir. Jumlah penumpang tercatat mengalami kenaikan sekitar lima hingga tujuh persen dibandingkan hari biasa.

“Arus mudik sudah mulai terasa. Saat ini kenaikannya sekitar lima sampai tujuh persen dibandingkan hari biasa,” ujarnya.

Pada hari normal, Bandara Tjilik Riwut melayani sekitar 22 pergerakan pesawat per hari dengan jumlah penumpang rata-rata antara 2.000 hingga 2.200 orang. Namun dalam beberapa hari terakhir, angka tersebut mulai meningkat.

“Kemarin jumlah penumpang mencapai sekitar 2.400 orang. Hari ini diperkirakan naik lagi menjadi sekitar 2.500 penumpang,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang puncak arus mudik, sejumlah maskapai penerbangan juga telah menambah jadwal penerbangan tambahan. Salah satunya dilakukan oleh maskapai Batik Air yang membuka penerbangan tambahan menuju Jakarta selama periode 13 hingga 19 Maret.

Selain rute Jakarta, Bandara Tjilik Riwut juga melayani penerbangan ke beberapa kota lain seperti Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Meski demikian, rute menuju Jakarta dan Surabaya masih menjadi tujuan paling dominan bagi para penumpang.

Pada puncak arus mudik nanti, jumlah pergerakan penumpang diperkirakan dapat mencapai sekitar 4.100 orang dalam satu hari.

“Puncak mudik kami perkirakan pada H-2 Lebaran, dengan potensi pergerakan penumpang sekitar 4.100 orang,” katanya.

Meski demikian, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah penumpang pada awal arus mudik tahun ini masih sedikit lebih rendah.

“Tahun ini memang masih sekitar minus lima persen dibandingkan tahun lalu pada hari yang sama, tetapi kami berharap pada puncak arus mudik nanti bisa melampaui target,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para pemudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi kesehatan, serta memperhatikan barang bawaan selama berada di bandara maupun dalam penerbangan.

“Kami mengimbau penumpang menjaga kesehatan, tidak membawa barang terlalu banyak, dan membeli tiket melalui agen resmi. Yang paling penting tetap berdoa agar perjalanan selamat sampai tujuan,” pungkasnya. (ovi/ram)

Editor : Ayu Oktaviana
#mudik #pesawat #arus mudik #Idulfitri 2026 #bandara tjilik riwut #pt angkasa pura #penerbangan #lebaran