KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah pada Selasa (7/4/2026).
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Tak hanya itu, hujan lokal berdurasi singkat juga berpotensi memicu angin puting beliung serta berbagai dampak bencana seperti banjir, genangan, tanah longsor, hingga pohon tumbang di sejumlah daerah.
Secara umum, hampir seluruh wilayah Kalteng diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas bervariasi, terutama pada siang hingga malam hari. Namun, pola cuaca di tiap daerah memiliki karakteristik berbeda.
Di Palangka Raya, cuaca pagi hari diprediksi cerah berawan sebelum diguyur hujan sedang pada siang hari. Kondisi kembali membaik pada malam hari, meski hujan ringan berpotensi turun saat dini hari. Suhu udara berkisar 23–32 derajat Celsius.
Sementara itu di Pangkalan Bun, pola cuaca hampir serupa dengan hujan sedang terjadi pada siang hari setelah pagi yang relatif cerah. Malam hari cenderung berawan dengan suhu antara 24–32 derajat Celsius.
Untuk wilayah Sampit, hujan ringan diperkirakan sudah turun sejak pagi hingga siang hari. Malam hari kondisi berawan, sebelum kembali cerah berawan pada dini hari dengan suhu 23–32 derajat Celsius.
Di Kasongan, pagi dimulai dengan cerah berawan, namun hujan sedang diprediksi turun pada siang hari.
Pola serupa juga terjadi di sejumlah wilayah lain seperti Puruk Cahu dan Kuala Kurun yang akan mengalami hujan sedang siang hari dan hujan ringan pada malamnya.
Adapun Muara Teweh diperkirakan mengalami hujan ringan pada siang dan malam hari dengan suhu relatif lebih sejuk, yakni 24–29 derajat celsius.
Sementara Kuala Kapuas dan Pulang Pisau akan diguyur hujan ringan sejak pagi hingga siang hari.
Wilayah Tamiang Layang dan Sukamara bahkan diprediksi mengalami hujan ringan hampir sepanjang hari, mulai pagi hingga malam, sebelum kondisi membaik saat dini hari.
Sedangkan Nanga Bulik dan Buntok akan mengalami hujan sedang pada siang hari dan hujan ringan di malam hari.
Kondisi tak jauh berbeda juga terjadi di Kuala Pembuang yang diperkirakan diguyur hujan ringan pada pagi dan siang hari, kemudian berangsur cerah berawan pada malam hingga dini hari.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
“Masyarakat dihimbau untuk waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah,” tulis BMKG dalam rilis resminya, Senin (6/4/2026).
BMKG juga menekankan bahwa hujan lokal berintensitas singkat berpotensi menimbulkan angin puting beliung serta dampak lanjutan seperti banjir dan pohon tumbang. (mif)
Editor : Agus Pramono