PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng sejauh ini belum mengumumkan apakah ada pembukaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2026. Padahal, KemenpanRB sudah menutup usulan formasi pada 31 Maret lalu.
Kepala BKD Kalteng Lisda Arriyana ketika ditanya wartawan pada 14 April lalu, tak menyebut mengenai jumlah formasi yang diusulkan ke KemenpanRB.
Muncul pertanyaan publik,jangan-jangan Pemprov Kalteng tak membuka formasi CPNS tahun ini.
Lisda, saat itu menyebut hingga saat ini pihaknya masih menunggu edaran resmi maupun petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) terkait rekrutmen CPNS.
Lisda juga meminta masyarakat yang ingin menjadi abdi negara untuk mempersiapkan diri.
“Untuk calon pelamar CPNS, tetap mempersiapkan diri sejak dini meskipun belum ada kepastian jadwal maupun sistem seleksi terbaru,”katanya.
Mengutip laman BKD, Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kalteng saat ini ada 15.086 orang. PNS ada 8.730 orang dan PPPK 5.284 dan paruh waktu 1.072.
Untuk diketahui, ada sejumlah pemerintah daerah yang memutuskan tidak membuka formasi CPNS 2026. Daerah itu meliputi:
•Kota Blitar
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin memastikan Pemkot Blitar tidak membuka formasi CPNS 2026 karena beban belanja pegawai dalam APBD telah mencapai 37,7%.
Hal ini sudah melewati batas maksimum yaitu 30% berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (HKPD). Kedepannya Pemkot Blitar fokus pada pelayanan untuk masyarakat.
• Kabupaten Trenggalek
Kekurangan guru di Trenggalek mencapai 1.114 orang pada tahun 2025. Kekurangan ini seharusnya dapat dipenuhi dengan rekrutmen CPNS 2026. Tetapi masalahnya, ternyata porsi belanja pegawai sudah menyentuh 42%, jauh di atas batas maksimal UU HKPD yang diberlakukan mulai 1 Januari 2027.
• Kabupaten Balangan
Bupati Balangan, H Abdul Hadi juga menyebut total belanja pegawai Balangan telah mencapai sekitar 28% dan Pemkab Balangan akan fokus optimalkan PPPK dan PJLP.
· Kota Palembang
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa juga telah menekankan kepada BKSDM Kota Palembang bahwa CPNS 2026 di kota Palembang tidak akan dibuka karena akan menambah biaya dan anggaran besar pada APBD. Hal ini imbas dari kebijakan pemangkasan belanja pegawai.
· Kabupaten Ngawi
Presentasi belanja pegawai di Kab. Ngawi telah mencapai 40,37% dari total APBD. Tingginya belanja dikarenakan tambahan alokasi untuk PPPK Paruh Waktu. Sebagai langkah pengendalian, Kab. Ngawi memutuskan untuk tidak mengusulkan formasi CPNS 2026 meskipun terdapat sekitar 450 pegawai yang akan pensiun.
Berikut daerah yang sudah resmi terpantau mengumumkan akan ada perekrutan CPNS 2026:
• Kota Mataram
Kota Mataram mengusulkan formasi CASN 2026 sebanyak 200 formasi untuk jalur CPNS.
• Kabupaten Tulungagung
Pemkab Tulungagung telah mengusulkan 287 formasi CPNS
• Kabupaten Kudus
Pemkab Kudus mengusulkan sebanyak 400 formasi.
• Kota Bekasi
Bekasi resmi mengusulkan 458 formasi CPNS 2026.
• Kabupaten Kotim
Kotim resmi mengajukan 365 formasi CASN 2026.
- Provinsi Kalsel
Pemprov Kalsel telah usul hampir 700 usulan kebutuhan formasi CPNS.(*)
Editor : Agus Pramono