Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Ketua DPRD Kalteng dan Aliansi Driver Katingan Hulu Buka Suara soal Kerusakan Jalan

rifqi • Rabu, 22 April 2026 | 20:00 WIB
Pertemuan bahas kerusakan jalan di Katingan Hulu.Arief Prathama/Kalteng Pos
Pertemuan bahas kerusakan jalan di Katingan Hulu.Arief Prathama/Kalteng Pos
 
PALANGKA RAYA – Kerusakan jalan di wilayah Katingan Hulu menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan jalan tetap fungsional dan bisa dilalui masyarakat.
 
Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong yang turut dalam pertemuan pada Selasa (21/4/2026) mengatakan pertemuan dengan masyarakat Katingan Hulu dilakukan secara kekeluargaan untuk mencari solusi konkret.
 
Baca Juga: Jalan Rusak di Katingan Hulu Picu Amarah Warga, Pemerintah Dideadline 2x24 Jam, Berikut Ancamannya
 
Ia menyebut sebagian persoalan telah dijelaskan oleh pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), termasuk kendala teknis di lapangan.
 
“Kita memahami keluhan masyarakat. Ada titik-titik yang sudah seperti kubangan dan harus segera ditangani,” ujarnya.
 
Ia juga mengingatkan agar penyampaian aspirasi dilakukan melalui dialog agar solusi bisa lebih cepat dicapai.
 
Dari sisi teknis, Kepala BPJN Kalteng, Robert Himawan Hamiseno, menjelaskan bahwa penanganan jalan sudah dilakukan secara bertahap sejak awal tahun.
 
Baca Juga: BPJN Kalteng Jalan Katingan Hulu Dibangun Tahun Ini, Berikut Nominal Anggaran dan Panjang Jalannya
 
Ia menyebut tahun ini dialokasikan anggaran sekitar Rp36 miliar untuk penanganan ruas Tumbang Samba–Tumbang Hiran–Tumbang Sanaman.
 
“Penanganan meliputi pengaspalan 2,3 kilometer, pemeliharaan jalan tanah, pemasangan box culvert, serta perbaikan drainase agar jalan tetap operasional,” jelasnya.
 
Namun, ia mengakui keterbatasan anggaran menjadi kendala utama, mengingat total kebutuhan untuk penanganan seluruh ruas mencapai hampir Rp1 triliun.
 
“Tidak bisa sekaligus, harus bertahap sesuai kemampuan anggaran,” katanya.
 
Sementara itu, Koordinator Aliansi Driver dan Masyarakat Katingan Hulu, Candra Wardana, menegaskan kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan dan menghambat aktivitas ekonomi.
 
“Beberapa titik itu bukan jalan lagi, tapi seperti kubangan. Bahkan kendaraan tidak bisa lewat selama beberapa hari terakhir,” ungkapnya.
 
Baca Juga: Gubernur Agustiar Sabran Bertemu Sopir dan Warga Katingan Hulu, Penanganan Jalan Harus Dipercepat
 
Ia menyebut terdapat sekitar 14 titik kerusakan parah yang membuat distribusi barang terganggu dan berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok.
 
“Kalau ini tidak segera ditangani, masyarakat bisa kehabisan stok barang,” tegasnya.
 
Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat, minimal agar jalan dapat kembali dilalui meski belum diaspal.
 
Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk mempercepat penanganan jalan dengan melibatkan seluruh pihak, baik pemerintah, balai, perusahaan, maupun masyarakat. (*)
Editor : Ayu Oktaviana
#Katingan hulu #Arton S Dohong #infrastruktur jalan #bpjn kalteng #jalan rusak