Ketua DPRD Kalteng dan Aliansi Driver Katingan Hulu Buka Suara soal Kerusakan Jalan
rifqi• Rabu, 22 April 2026 | 20:00 WIB
Pertemuan bahas kerusakan jalan di Katingan Hulu.Arief Prathama/Kalteng Pos
PALANGKA RAYA – Kerusakan jalan di wilayah Katingan Hulu menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan jalan tetap fungsional dan bisa dilalui masyarakat.
Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong yang turut dalam pertemuan pada Selasa (21/4/2026) mengatakan pertemuan dengan masyarakat Katingan Hulu dilakukan secara kekeluargaan untuk mencari solusi konkret.
Ia menyebut tahun ini dialokasikan anggaran sekitar Rp36 miliar untuk penanganan ruas Tumbang Samba–Tumbang Hiran–Tumbang Sanaman.
“Penanganan meliputi pengaspalan 2,3 kilometer, pemeliharaan jalan tanah, pemasangan box culvert, serta perbaikan drainase agar jalan tetap operasional,” jelasnya.
Namun, ia mengakui keterbatasan anggaran menjadi kendala utama, mengingat total kebutuhan untuk penanganan seluruh ruas mencapai hampir Rp1 triliun.
“Tidak bisa sekaligus, harus bertahap sesuai kemampuan anggaran,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Aliansi Driver dan Masyarakat Katingan Hulu, Candra Wardana, menegaskan kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan dan menghambat aktivitas ekonomi.
“Beberapa titik itu bukan jalan lagi, tapi seperti kubangan. Bahkan kendaraan tidak bisa lewat selama beberapa hari terakhir,” ungkapnya.
Ia menyebut terdapat sekitar 14 titik kerusakan parah yang membuat distribusi barang terganggu dan berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Kalau ini tidak segera ditangani, masyarakat bisa kehabisan stok barang,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat, minimal agar jalan dapat kembali dilalui meski belum diaspal.
Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk mempercepat penanganan jalan dengan melibatkan seluruh pihak, baik pemerintah, balai, perusahaan, maupun masyarakat. (*)