KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca wilayah Kalimantan Tengah untuk Sabtu, (25/4/2026).
Secara umum, kondisi cuaca didominasi berawan hingga cerah berawan, dengan potensi hujan di sejumlah daerah pada waktu tertentu.
Pada wilayah barat dan pesisir seperti Sukamara dan Pangkalan Bun, hujan ringan diprakirakan terjadi pada pagi hari, kemudian berangsur cerah berawan hingga malam.
Suhu udara di wilayah ini berkisar 24–32 derajat Celsius dengan kelembapan cukup tinggi hingga 100 persen.
Sementara itu, Sampit dan Pulau Pisau diprediksi didominasi cuaca cerah berawan sepanjang hari. Suhu udara berkisar 24–33 derajat Celsius dengan kecepatan angin relatif rendah, antara 6 hingga 12 kilometer per jam.
Di wilayah utara seperti Muara Teweh dan Puruk Cahu, cuaca juga cenderung berawan hingga cerah berawan. Namun, kecepatan angin di kawasan ini lebih tinggi, mencapai 13–14 kilometer per jam dengan suhu maksimal hingga 33 derajat Celsius.
Adapun wilayah tengah seperti Palangka Raya, Kasongan, dan Kuala Kurun diprakirakan mengalami kondisi serupa, yakni cerah berawan sepanjang hari dengan suhu berkisar 23–34 derajat Celsius.
Untuk wilayah selatan dan DAS seperti Kuala Kapuas dan Buntok, hujan ringan berpotensi terjadi pada pagi hari, kemudian berangsur membaik pada siang hingga malam hari.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Sukamara. Selain itu, hujan lokal berdurasi singkat juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang, terutama di daerah rawan.
Secara umum, aktivitas masyarakat masih dapat berjalan normal, namun tetap disarankan memperhatikan perkembangan cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan saat terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba.(*)
Editor : Agus Pramono