PALANGKA RAYA– Transformasi digital layanan publik di Kalimantan Tengah makin ngebut. Buktinya, bayar pajak kendaraan bermotor kini bisa lewat HP berkat aplikasi Samsat Huma Betang dan E-Pahari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalteng.
Yang bikin menarik, inovasi ini lahir dari kolaborasi Bapenda Kalteng dengan mahasiswa. Lewat program Magang Mandiri, mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya ikut merancang media digital untuk layanan pajak tersebut.
Salah satunya Sametanu Julian, mahasiswa Manajemen FEB UPR. Ia terlibat langsung dalam proses perancangan media digital Samsat Huma Betang. Proses kreatif itu dibimbing langsung oleh Dr. Vivy Kristinae, SE,. M.Si selaku Dosen Pembimbing Lapangan.
“Program magang ini tidak hanya jadi sarana belajar praktis, tapi juga wadah menyalurkan kreativitas mahasiswa untuk meningkatkan kualitas layanan publik berbasis digital,” kata Sametanu.
Mahasiswa magang di Bapenda Kalteng ikut menggarap banyak hal: mulai dari penyusunan konsep, desain komunikasi visual, sampai edukasi masyarakat soal cara pakai aplikasi pajak kendaraan.
Hasilnya, layanan pajak jadi lebih cepat, praktis, dan transparan. Aplikasi Samsat Huma Betang sudah bisa diunduh di Google Play dan App Store, sehingga warga bisa akses kapan saja dan di mana saja.
Bukti Kolaborasi Pemerintah dan Kampus
Keberadaan Samsat Huma Betang dan E-Pahari jadi bukti nyata bahwa kolaborasi pemerintah dan mahasiswa mampu menciptakan dampak langsung bagi masyarakat.
Program Magang Mandiri ini menegaskan bahwa kreativitas anak muda bisa jadi motor penggerak transformasi digital di sektor publik. Mahasiswa tidak hanya belajar, tapi juga memberi kontribusi signifikan bagi kemajuan pelayanan masyarakat.(*)
Editor : Agus Pramono