Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Bapperida Verifikasi Hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat di Kalteng

rifqi • Kamis, 11 Juni 2026 | 10:30 WIB
Rapat Verifikasi dan Penilaian Hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Ruang Rapat Kepala Bapperida Kalteng. Rifqi/kaltengpos.jawapos.com
Rapat Verifikasi dan Penilaian Hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Ruang Rapat Kepala Bapperida Kalteng. Rifqi/kaltengpos.jawapos.com

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapperida melaksanakan Verifikasi dan Penilaian Hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Ruang Rapat Kepala Bapperida Kalteng, Rabu (10/6). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 20 peserta dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.

Plt Kepala Bapperida Kalteng Syahfiri melalui Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Chandra F. Asmara, mengatakan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat merupakan upaya strategis dalam mewujudkan pembangunan berwawasan kesehatan melalui sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program Kabupaten/Kota Sehat tidak hanya diukur dari capaian indikator, tetapi juga komitmen bersama dalam membangun budaya hidup sehat dan lingkungan yang berkelanjutan.

“Kegiatan verifikasi dan penilaian hasil self assessment ini merupakan bagian dari proses pembinaan yang dilakukan Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Chandra menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesesuaian hasil penilaian mandiri yang telah dilakukan pemerintah kabupaten dan kota, baik dari aspek kelembagaan maupun pemenuhan indikator pada sembilan tatanan Kabupaten/Kota Sehat.

Ia mengapresiasi seluruh daerah yang telah melaksanakan self assessment serta melakukan penginputan capaian indikator melalui aplikasi SIPANTAS sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat secara berkelanjutan.

Menurutnya, hasil verifikasi tidak dimaksudkan untuk mencari kekurangan, melainkan mengidentifikasi capaian, tantangan, serta peluang perbaikan yang dapat dilakukan bersama.

Karena itu, seluruh perangkat daerah, Tim Pembina KKS, forum komunikasi kecamatan, hingga kelompok kerja desa dan kelurahan diharapkan dapat menyajikan data dan informasi yang valid, lengkap, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Chandra juga mendorong kabupaten dan kota untuk memperkuat kelembagaan Kabupaten/Kota Sehat serta rutin melakukan penilaian mandiri terhadap capaian indikator melalui aplikasi SIPANTAS.

“Melalui kegiatan ini diharapkan diperoleh gambaran objektif mengenai penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat di masing-masing daerah sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Penghargaan Swasti Saba Tahun 2027,” katanya.

Ia menegaskan diperlukan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan koordinasi, dan melengkapi data dukung sesuai indikator yang telah ditetapkan guna mewujudkan kabupaten dan kota yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan. (*rif)

Editor : Ayu Oktaviana
#penghargaan swasti saba #kalimantan tengah #Bapperida #Kota Sehat