Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Dipercaya Gubernur Agustiar Sabran Jadi Kadiskominfosantik Kalteng, Ini Rekam Jejak dan Langkah Adiah Chandra Sari Selanjutnya

rifqi • Jumat, 26 Juni 2026 | 12:00 WIB
Adiah Chandra Sari jadi Kadiskominfosantik.(Rifqi/kaltengpos.jawapos.com)
Adiah Chandra Sari jadi Kadiskominfosantik.(Rifqi/kaltengpos.jawapos.com)

PALANGKA RAYA-Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah yang baru dilantik, Adiah Chandra Sari, menyatakan akan segera melakukan penyesuaian dan mempelajari kondisi internal organisasi sebelum menyusun langkah maupun program kerja ke depan.

Hal itu disampaikannya usai dilantik Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran sebagai Kadiskominfosantik dalam rotasi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga: Resuffle Malam Jumat, Agustiar Sabran Rotasi Pejabat Pemprov Kalteng, Sejumlah Jabatan Strategis Diisi Wajah Baru

Adiah mengatakan hingga saat ini proses serah terima jabatan belum dilaksanakan sehingga dirinya belum dapat memberikan gambaran secara rinci mengenai kondisi maupun program di Diskominfosantik.

“Saat ini kan baru selesai pelantikan. Belum ada serah terima jabatan sehingga saya juga belum mengetahui secara detail kondisi di sana. Insya Allah mudah-mudahan hari Senin nanti sudah bisa dilakukan serah terima jabatan dengan pejabat sebelumnya,” ujarnya.

Meski demikian, ia memastikan program-program yang selama ini telah berjalan dan mendukung visi serta misi Gubernur Kalimantan Tengah akan tetap dilanjutkan.

“Tentu program-program yang sifatnya berkelanjutan dan mendukung visi misi bapak gubernur akan diteruskan. Untuk sementara itu gambaran yang bisa saya sampaikan,” katanya.

Saat ditanya mengenai program kerja yang akan menjadi prioritasnya, Adiah memilih belum membeberkan secara rinci. 

Menurutnya, penyusunan kebijakan harus diawali dengan memahami kondisi organisasi, tantangan yang dihadapi, serta kebutuhan masyarakat.

“Nanti saja ya. Hal-hal seperti itu akan kita bahas setelah saya mulai bertugas dan mempelajari kondisi yang ada,” ucapnya.

Ia menegaskan jabatan yang diembannya merupakan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bukan sekadar sebuah posisi dalam pemerintahan.

“Sebagaimana yang disampaikan bapak gubernur, jabatan ini bukan sebuah kebanggaan semata, tetapi merupakan jalan untuk mengabdi kepada masyarakat. Amanah yang diberikan akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Menurut Adiah, langkah pertama yang akan dilakukan adalah mempelajari seluruh aspek di lingkungan Diskominfosantik, mulai dari program yang sedang berjalan hingga berbagai tantangan yang dihadapi.

“Untuk program-program selanjutnya tentu saya perlu mempelajari lebih dahulu kondisi di Diskominfosantik setelah mulai bertugas dan melihat secara langsung situasi di sana. Setelah itu baru kita bisa berdiskusi lebih lanjut mengenai berbagai program yang akan dijalankan,” jelasnya.

Terkait peningkatan layanan telekomunikasi, termasuk penanganan wilayah blank spot yang masih menjadi pekerjaan rumah di sejumlah daerah di Kalimantan Tengah, Adiah memastikan persoalan tersebut akan menjadi salah satu perhatian setelah dirinya mulai bertugas.

“Mudah-mudahan itu nanti akan menjadi salah satu prioritas kami juga,” pungkasnya.

Sebelum menjabat Kadiskominfosantik, Adiah pernah menjabat Kadisbudpar Kalteng dan Kadispursip Kalteng (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#Diskominfosantik #agustiar sabran #Adiah Chandra Sari #telekomunikasi