KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Cuaca di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan pada Selasa (11/8/2026). Suhu udara di beberapa daerah diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius, sementara Kuala Pembuang menjadi salah satu wilayah dengan suhu maksimum lebih rendah, yakni sekitar 30 derajat Celsius.
Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dipublikasikan Senin (10/8/2026), sebagian besar wilayah Kalteng mengalami pola cuaca yang relatif serupa sejak pagi hingga malam. Kondisi cerah berawan dan berawan masih mendominasi, tanpa adanya indikasi hujan lebat dalam prakiraan tersebut.
Di wilayah selatan, Sampit diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan pada pagi hingga siang, kemudian berawan dan cerah berawan pada malam hingga dini hari. Suhu udara berada pada kisaran 23–34 derajat Celsius dengan kecepatan angin sekitar 17 kilometer per jam dan kelembapan 47–91 persen.
Kondisi yang cukup hangat juga diprakirakan terjadi di Nanga Bulik, dengan suhu 22–34 derajat Celsius. Sementara Muara Teweh berada pada kisaran 24–33 derajat Celsius, Kuala Kapuas 23–34 derajat Celsius, serta Kasongan 23–32 derajat Celsius.
Suhu maksimum hingga 33 derajat Celsius juga diprakirakan terjadi di sejumlah daerah lainnya. Tamiang Layang berada pada kisaran 22–33 derajat Celsius, Sukamara 23–33 derajat Celsius, Puruk Cahu 24–33 derajat Celsius, Pulang Pisau 23–33 derajat Celsius, Pangkalan Bun 22–33 derajat Celsius, Palangka Raya 23–33 derajat Celsius dan Buntok 23–33 derajat Celsius.
Sementara itu, Kuala Pembuang menjadi wilayah dengan rentang suhu paling rendah dibandingkan daerah lain yang tercantum dalam prakiraan, yakni 26–30 derajat Celsius. Kondisi cuacanya diprakirakan cerah berawan pada pagi, cerah berawan hingga berawan pada siang, kemudian kembali cerah berawan pada malam dan dini hari.
Kecepatan angin juga bervariasi. Kuala Pembuang diprakirakan menjadi wilayah dengan angin paling kencang, mencapai sekitar 21 kilometer per jam. Angin di Sukamara dan Sampit diprakirakan sekitar 17 kilometer per jam, sedangkan beberapa daerah lain berada di bawah angka tersebut.
BMKG juga mencatat tingkat kelembapan udara yang cukup beragam di seluruh wilayah. Kelembapan tertinggi diprakirakan mencapai 98 persen di Muara Teweh, sedangkan beberapa daerah lainnya berada pada kisaran 40–90 persen.
Dengan kondisi cuaca yang relatif cerah berawan hingga berawan dan suhu yang cukup tinggi di sejumlah wilayah, masyarakat tetap diimbau menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca masing-masing daerah, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.(*)
Editor : Ayu Oktaviana