Karhutla di Kotim Makin Meluas, Dua Helikopter Water Bombing Segera Beroperasi

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:40 WIB
Karhutla di Kotim.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)
Karhutla di Kotim.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)

 

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta tambahan armada udara untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus meluas. Jika tidak ada kendala, dua helikopter water bombing akan beroperasi di Kotim.

Bupati Kotim, Halikinnor, mengatakan saat ini satu helikopter tambahan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat dijadwalkan segera dikirim ke Kotim.

Baca Juga: Karhutla Katingan Masuk Level Ekstrem, 53 Hari Tanpa Hujan

“Insyaallah dalam waktu dekat juga akan dikirim lagi dari BNPB pusat satu water bombing lagi,” katanya, Kamis (27/8/2026).

Dengan tambahan tersebut, nantinya terdapat dua helikopter water bombing yang dapat dioperasikan untuk membantu penanganan karhutla di wilayah Kotim.

“Jadi rencananya dua yang ada di Kotawaringin Timur ini,” ujarnya.

Halikinnor mengatakan keberadaan helikopter sangat dibutuhkan, terutama untuk menjangkau lokasi kebakaran yang sulit didatangi pasukan pemadam di darat.

Menurutnya, luas dan lokasi sejumlah titik kebakaran membuat penanganan dari darat saja tidak cukup.

Baca Juga: DPRD Kotim Bentuk Satgassus untuk Atasi Masalah Antrean BBM Subsidi

“Harapan kita terutama kebakaran yang jangkauannya jauh dari kita, yang tidak bisa dijangkau dengan pemadam kebakaran yang ada,” bebernya.

Pemkab Kotim sebelumnya telah menetapkan berbagai langkah penanganan karhutla seiring kondisi kemarau panjang yang membuat lahan semakin mudah terbakar.

Halikinnor berharap tambahan armada udara tersebut dapat mempercepat pemadaman sehingga asap yang ditimbulkan karhutla segera berkurang dan masyarakat kembali mendapatkan udara yang lebih sehat. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
helikopter water bombing bnpb halikinnor karhutla