Polda Kalteng Optimalkan Tepung Singkong untuk Padamkan Bara Api di Lahan Gambut

Agus Pramono • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 18:18 WIB
Serbuk singkong digunakan untuk padamkan bara oleh Polda Kalteng.(Humas)
Serbuk singkong digunakan untuk padamkan bara oleh Polda Kalteng.(Humas)

PALANGKA RAYA - Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat dukungan inovasi terbaru dari Korbrimob Polri, dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Inovasi tersebut, berupa serbuk pemadam berbahan dasar tepung singkong yang dinilai efektif memadamkan bara api yang berada di bawah permukaan lahan gambut," ungkap Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan saat diwawancarai di lokasi Karhutla, Jalan Dulin Kandang, Kota Palangka Raya, Jumat (4/9/2026).

Kapolda menjelaskan, salah satu kendala terbesar pemadaman di lahan gambut adalah masih tersimpannya bara api di bawah tanah meskipun permukaan sudah dipadamkan. 

Baca Juga: 2000 ASN Pemprov Kalteng Dikerahkan ke Lokasi Karhutla Bantu Pemadaman

"Kondisi ini yang dinilai kerap menimbulkan asap tebal dan berpotensi memicu kebakaran ulang saat tertiup angin," ujarnya.

Irjen Iwan menjelaskan bahwa bahan serbuk tersebut bernama Hertindo AF31. Mekanismenya, serbuk dicampur air kemudian diinjeksikan langsung ke titik api. 

"Pemadamannya dibantu dengan Drone Thermal untuk mendeteksi titik bara secara akurat agar penggunaan air lebih efisien di tengah keterbatasan sumber air saat musim kemarau dan hasil dari uji coba di lapangan, ternyata lebih efektif untuk lebih cepat memadamkan bara yang ada di bawah," terang Kapolda.

Terkait masalah pencampuran air dengan menggunakan serbuk penyekat api, yang kita dapat bantuan dari Korbrimob Polri. Jadi setiap kantong ini berisi 25 kilo serbuk penyekat api.

Lalu  dicampur menggunakan air sebanyak 100 liter. Jadi ini tampungan sebanyak 1.200 liter, kita akan campurkan sebanyak 12 kaleng.

"Demikian. Jadi untuk fungsinya adalah nanti untuk penyekat bara-bara api yang ada di bawah gambut," lanjutnya.

Kapolda juga memastikan bahan bantuan dari Mabes Polri melalui Korbrimob tersebut sudah didistribusikan ke beberapa wilayah di Kalteng untuk digunakan dalam kegiatan pembasahan.

Ini akan lebih efektif, lebih cepat padam dan juga baranya mati sehingga tidak menimbulkan asap.

"Dengan adanya inovasi ini, Polda Kalteng optimis penanganan Karhutla di wilayah gambut dapat dilakukan lebih cepat, hemat sumber daya, dan meminimalisir dampak asap bagi masyarakat," demikian Irjen Iwan.(*)

Editor : Agus Pramono
tepung singkong pemadaman lahan gambut polda kalteng karhutla