Ditemukan Daun Kering Terikat Besi Pemantik Api di Lahan Kosong, Warga Palangka Raya Diminta Waspada

rifqi • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 21:37 WIB
Lurah Langkai bersama warga yang menemukan gumpalan daun kering diduga pemantik api.(Rifqi/Kalteng Pos)
Lurah Langkai bersama warga yang menemukan gumpalan daun kering diduga pemantik api.(Rifqi/Kalteng Pos)

PALANGKA RAYA – Warga di Jalan Temanggung Kenyapi, Kelurahan Langkai, Palangka Raya dibuat waspada setelah menemukan sejumlah benda mencurigakan di lahan kosong yang berada di sekitar permukiman.

Temuan itu berupa ikatan rumput dan daun kering serta sebatang besi yang panjangnya lebih dari satu meter.

Bentuk ikatan bahan kering tersebut dinilai mencurigakan karena diduga dapat digunakan sebagai alat untuk memicu atau pemantik api.

Namun, hingga kini belum diketahui siapa yang menempatkan benda-benda tersebut maupun tujuan sebenarnya.

Temuan tersebut diketahui Rinson (63) ketika sedang membersihkan lahan miliknya pada Rabu (16/9/2026).

Baca Juga: Kotim Masih Dibayangi Karhutla hingga Akhir September 2026

Saat melakukan penebasan, ia menemukan sebuah rintisan atau jalan kecil di kawasan tersebut dan kemudian mengikuti jalur itu sambil mencari kayu.

“Pertama saya menemukan sebatang besi, panjangnya sekitar satu meter lebih. Setelah itu saya berjalan lagi, tidak jauh dari situ saya melihat ada gulungan rumput dan daun kering,” katanya.

Rinson mengaku curiga melihat bentuk ikatan rumput dan daun kering tersebut.

Karena khawatir berkaitan dengan potensi pembakaran, ia kemudian melaporkan temuannya kepada RT setempat agar warga di sekitar lokasi meningkatkan kewaspadaan.

“Karena saya curiga makanya melaporkan ke RT agar masyarakat di sekitar sini bisa waspada,” tambahnya.

Lurah Langkai M. Abidin membenarkan adanya laporan warga terkait temuan tersebut.

Menurutnya, informasi diterima melalui RT setelah warga menemukan benda yang dianggap mencurigakan di kawasan lahan kosong.

“Betul, dapat dari warga kami dan melaporkan kepada RT bahwa mereka menemukan barang seperti ini yang diduga dipersiapkan untuk membakar,” ujarnya.

Meski demikian, Abidin menegaskan pihak kelurahan belum dapat memastikan fungsi maupun tujuan benda tersebut. Dugaan bahwa benda itu dipersiapkan untuk membakar masih perlu dibuktikan melalui pengecekan lebih lanjut.

“Belum bisa kami pastikan. Yang penting untuk sementara kami curigai terlebih dahulu. Dari bentuk barangnya, ada dugaan orang tersebut hendak melakukan pembakaran, tetapi kami belum menemukan siapa orangnya,” jelasnya.

Ia mengatakan kondisi lahan yang kering membuat pengawasan perlu ditingkatkan. Warga diminta turut memperhatikan kondisi lahan kosong di sekitar permukiman dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang tidak biasa.

“Alhamdulillah, warga kami selalu melakukan pemantauan terhadap lahan-lahan yang berada di sekitar rumah mereka. Mereka ikut menjaga dan mengawasi supaya terhindar dari bahaya api maupun kebakaran,” tuturnya.

Untuk memastikan kondisi di lokasi, pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas.

Pengecekan tersebut sekaligus untuk mengetahui kondisi sebenarnya serta menelusuri keberadaan benda yang ditemukan warga.

“Untuk sementara mungkin secara internal dulu. Kami akan berkoordinasi melalui Bhabinkamtibmas. Nanti Pak Bhabin yang akan membantu mengecek lokasi dan melihat kondisi di lapangan,” ungkap Abidin.

Abidin kembali mengingatkan warga agar tidak mengabaikan aktivitas mencurigakan, terutama di lahan kosong maupun kawasan yang memiliki potensi mudah terbakar.

Masyarakat diminta segera menyampaikan laporan kepada RT atau aparat berwenang jika menemukan hal serupa.

“Kami berharap masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan. Kalau melihat orang atau aktivitas yang mencurigakan, khususnya di lahan kosong atau kawasan yang mudah terbakar, segera laporkan kepada RT maupun pihak berwenang,” pungkasnya.(*)

Editor : Agus Pramono
pemantik api pembakaran lahan Kelurahan Langkai karhutla