Pemprov Kalteng Sudah Siapkan 450 Ribu Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Karhutla

rifqi • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 18:45 WIB
Gubernur Agustiar Sabran saat menyalurkan bantuan di Buntok.(Denar/Kalteng Pos)
Gubernur Agustiar Sabran saat menyalurkan bantuan di Buntok.(Denar/Kalteng Pos)

PALANGKA RAYA– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan 450 ribu paket bantuan logistik bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kemarau panjang. Bantuan tersebut akan disalurkan secara bertahap dengan mekanisme jemput bola.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, dari total paket yang disiapkan, sebanyak 150 ribu paket dialokasikan bagi masyarakat pemegang Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Sedangkan 300 ribu paket lainnya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat sasaran lainnya.

Baca Juga: Janji Agustiar-Edy Ditunaikan, Manfaat Kartu Huma Betang Kembali Dirasakan Masyarakat 

“Kami melihat dampaknya dan menyimpulkan sasaran penerimanya.

Contohnya tukang parkir, cleaning service, pasukan kuning, serta pegawai ASN Golongan I, Golongan II, dan tenaga PPPK yang berada di tingkat bawah,” ujar Agustiar saat diwawancarai di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Sabtu (19/9/2026).

Menurutnya, penyaluran dilakukan secara bertahap dan tidak dipusatkan pada satu lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari kerumunan sekaligus menjaga ketertiban selama proses distribusi.

Pemprov Kalteng juga melakukan verifikasi lapangan sebelum bantuan diberikan untuk memastikan penerima sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

“Kami verifikasi dulu, berhak atau tidak menerima. Kalau yang sudah mampu, yang punya mobil, ngapain dikasih,” tegasnya.

Baca Juga: 4.000 Paket Bantuan Dampak Karhutla Diserahkan kepada ASN di Lingkup Pemprov Kalteng

Selain penyaluran bantuan, Pemprov Kalteng juga memastikan penanganan karhutla dilakukan hingga ke sejumlah wilayah. Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo dijadwalkan menyisir wilayah bagian utara, termasuk Kabupaten Murung Raya dan Barito Utara, untuk mengecek posko penanganan karhutla serta distribusi bantuan logistik.

Di sektor kesehatan, sekitar 160 fasilitas kesehatan yang terdiri dari rumah sakit dan puskesmas milik pemerintah daerah turut disiagakan.

Baca Juga: Petani Kalteng Kesulitan Air, Pemerintah Siapkan Pompa dan Perpipaan

Fasilitas tersebut dipersiapkan untuk menangani dampak kesehatan masyarakat akibat paparan kabut asap dan kondisi cuaca ekstrem.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Kalteng memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mengurangi dampak sosial, ekonomi, dan kesehatan akibat karhutla serta kemarau panjang.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
bantuan logistik kabut asap bantuan sosial karhutla gubernur Kalteng Agustiar Sabran