Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Bantuan KHBS dan 700 Paket Sembako bagi Warga Bukit Tunggal

Fatih • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 10:23 WIB
Gubernur Agustiar Sabran menyalurkan bantuan kepada warga Bukit Tunggal.(Fatih/kaltengpos.jawapos.com)
Gubernur Agustiar Sabran menyalurkan bantuan kepada warga Bukit Tunggal.(Fatih/kaltengpos.jawapos.com)

PALANGKA RAYA-Guna meringankan beban warga terdampak karhutla, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menyerahkan langsung bantuan pangan dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) Tahap II.

Bantuan itu disalurkan kepada warga yang tinggal di Kelurahan Bukit Tunggal. Pelaksanaan dilakukan di halaman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, Selasa (29/9/2026) siang.

Ada dua jenis bantuan yang diserahkan. Pertama, bantuan pangan gubernur sebanyak 700 paket, masing-masing berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Kedua, BLT KHBS sebesar Rp250 ribu bagi penerima manfaat yang disalurkan kepada 1.400 warga.

Baca Juga: Ketika Karhutla Berdampak bagi Petani Gubernur Agustiar Sabran Langsung Beri Bantuan

Penerima uang tunai tidak mendapat bantuan pangan. Selain itu, warga yang hadir juga mendapat masker KN95, vitamin, telur rebus, dan bubur kacang hijau.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden mengapresiasi keikutsertaan warga Bukit Tunggal dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan pemerintah provinsi terus berupaya memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

Gubernur Agustiar Sabran yang hadir langsung dalam kesempata ini mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan upaya pemerintah meringankan beban masyarakat di tengah dampak karhutla dan kabut asap.

Ia juga menekankan pentingnya pembaruan dan validasi data penerima agar bantuan tepat sasaran.

“Selama masyarakat itu memang berhak menerima, pemerintah wajib hadir. Jangan melihat latar belakang partai, suku maupun agama,” ujar gubernur Kalteng itu.

Gubernur juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan mencegah munculnya titik api dengan semangat gotong royong.

“Kalau kita angkat ramai-ramai, ringan. Itu identitas kita yang dikenal dengan Huma Betang-nya, bahu-membahunya, penyang simpei-nya. Jangan sampai tenggelam oleh zaman ini,” tuturnya.

Gubernur Soroti Data Penerima

Dalam kesempatan itu, gubernur mempertanyakan jumlah penerima KHBS di Bukit Tunggal yang dinilainya terlalu sedikit dibandingkan jumlah penduduk. Menurutnya, semestinya minimal ada 4.000 hingga 5.000 penerima.

Menanggapi hal itu, Lurah Bukit Tunggal Subhan Noor menyebutkan jumlah penduduk kelurahan tersebut mencapai 56.914 jiwa dengan lebih dari 18 ribu kepala keluarga. Adapun penerima KHBS hingga Tahap II tercatat 1.993 orang.

Relawan dari pihak kelurahan menjelaskan, awalnya terdata 2.623 penerima. Setelah diverifikasi, jumlahnya menjadi 1.993 penerima, dan 575 di antaranya sudah melakukan pencairan.

Salah satu penerima bantuan pangan, Muhammad Muhni, mengaku sangat terbantu karena prosesnya mudah.

“Prosesnya sangat mudah, dikasih dari RT, langsung datang ke sini, diarahkan mereka, lalu langsung dapat. Terima kasih banyak, Pak Gubernur,”katanya.(*)

Editor : Agus Pramono
gubernur kalteng agustiar sabran bantuan sosial bukit tunggal Kartu Huma Betang Sejahtera