Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Gubernur Agustiar Sabran dan Kapolda Kalteng Beri Motivasi 3.531 Generasi Emas UPR

Ayu Oktaviana • Selasa, 12 Agustus 2025 | 09:59 WIB
Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran memberikan semangat kepada ribuan mahasiswa UPR di Halaman Rektorat, Senin (11/8/2025). ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS
Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran memberikan semangat kepada ribuan mahasiswa UPR di Halaman Rektorat, Senin (11/8/2025). ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS

"Kalau orang tua menasihati, dengarkan. Kalau marah, kita diam. Itu bentuk hormat. Dengan agama, hidup terarah, tidak mudah dibodohi, dan selalu punya pegangan”

H Agustiar Sabran
Gubernur Kalteng

“Karakter yang kuat akan menjaga kalian tetap fokus pada tujuan. Tanpa kerja sama, mustahil tujuan tercapai”

Irjen Pol Iwan Kurniawan
Kapolda Kalteng


PALANGKA RAYA–Halaman Rektorat Universitas Palangka Raya (UPR) pada Senin (11/8/2025) dipenuhi 3.531 mahasiswa baru.

Mereka datang dari berbagai daerah di Kalteng dan provinsi lain di Indonesia, duduk berbaris rapi dengan wajah antusias sekaligus tegang. Ini dalam rangka pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB).

Suasana menjadi semakin hangat ketika dua tokoh penting Kalteng hadir, yaitu Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran dan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, untuk memberikan motivasi.

Keduanya datang bukan hanya sebagai pejabat, tetapi juga sebagai figur orang tua yang ingin berbagi pesan hidup bagi generasi muda. Mereka sepakat bahwa masa kuliah adalah waktu emas yang tidak boleh disia-siakan.

Gubernur Agustiar membuka sambutan dengan kalimat yang penuh semangat. Ia menekankan bahwa waktu adalah modal hidup yang tidak akan pernah kembali.

“Kalau ingin bercita-cita, bercita-citalah setinggi langit. Kalau jatuh, setidaknya jatuh di antara bintang-bintang," ucapnya, disambut tepuk tangan meriah para mahasiswa.

Menurutnya, kesuksesan tidak datang secara tiba-tiba, melainkan lahir dari kerja keras, tekad kuat, dan karakter yang baik.

Ia mendorong mahasiswa untuk aktif berorganisasi, bergaul secara sehat, dan membangun jaringan positif.

"Keahlian (skill) itu kalian dapat dari kampus, dari organisasi, dari kegiatan seperti KKN, dan dari silaturahmi. Jangan gengsi untuk bergaul demi kebaikan," tambahnya.

Gubernur juga memberi peringatan serius tentang ancaman yang bisa merusak masa depan. Ia mengajak mahasiswa menjauhi narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, dan dunia malam. Pesan itu ia kaitkan dengan pentingnya berbakti kepada orang tua dan menjaga ketakwaan kepada Tuhan.

"Kalau orang tua menasihati, dengarkan. Kalau marah, kita diam. Itu bentuk hormat. Dengan agama, hidup terarah, tidak mudah dibodohi, dan selalu punya pegangan," tegasnya.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan juga memberikan wejangan. Meski baru empat bulan menjabat, ia tampil akrab dan penuh cerita. Ia mengajak mahasiswa untuk mensyukuri kesempatan kuliah, mengingatkan bahwa banyak orang di luar sana tidak mendapatkan peluang yang sama.

Kapolda Kalteng memberikan semangat kepada ribuan mahasiswa UPR di Halaman Rektorat, Senin (11/8/2025). ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS
Kapolda Kalteng memberikan semangat kepada ribuan mahasiswa UPR di Halaman Rektorat, Senin (11/8/2025). ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS

"Bersyukurlah, karena rasa syukur akan menumbuhkan semangat untuk belajar," ujarnya.

Ia membagikan pengalaman pribadinya menempuh pendidikan dari sekolah dasar hingga Akademi Kepolisian, bahkan terus melanjutkan studi di tengah kesibukan. Bagi Irjen Iwan, ada dua kunci sukses yang harus dipegang erat, yaitu ilmu pengetahuan dan karakter.

Ilmu, katanya, adalah modal untuk memahami dunia, memecahkan masalah, dan membangun peradaban. Sementara karakter meliputi pengendalian diri, empati, kejujuran, disiplin, dan kemampuan bekerja sama.

“Karakter yang kuat akan menjaga kalian tetap fokus pada tujuan. Tanpa kerja sama, mustahil tujuan tercapai,” tegasnya.

Kapolda juga mengapresiasi nilai-nilai lokal seperti Isen Mulang dan semangat Huma Betang, yang menurutnya selaras dengan pembentukan generasi unggul. Sebagai penutup, ia membagikan motonya kepada para mahasiswa.

“Ora et Labora, bekerja dan berdoa. Per Aspera Ad Astra, meraih bintang melalui kesulitan. Peganglah ini sebagai pegangan hidup," pesannya.

“Saya yakin kalian akan menjadi sarjana-sarjana hebat yang bisa mengubah dunia. Selamat belajar dan manfaatkan setiap kesempatan yang ada," ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Wijanarka, ST MT yang mewakili Rektor UPR Prof Salampak MS, mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa baru. Ia mengajak mereka untuk tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif berorganisasi dan mengasah keterampilan di luar kelas.

“Bersemangatlah untuk berinovasi yang memberikan dampak positif kepada masyarakat dan lingkungan. Aktiflah berkompetisi untuk mendapatkan pengalaman lebih,” ujarnya.

PKKMB tahun ini mengangkat tema “Mewujudkan Mahasiswa UPR yang Unggul, Berkarakter, serta Berdampak dengan Semangat Isen Mulang dan Falsafah Huma Betang untuk Indonesia Emas 2045”. Ketua panitia, Made Dirgantara, M.Si., menyebut tema tersebut sejalan dengan visi UPR dalam membentuk lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Selama PKKMB, mahasiswa baru akan mengikuti berbagai materi, mulai dari wawasan kebangsaan, sistem pendidikan tinggi di Indonesia, pengembangan karakter, hingga muatan lokal perguruan tinggi.

Selain itu, kegiatan juga diwarnai dengan sesi kreatif dan kolaboratif yang melibatkan mahasiswa lintas fakultas, guna menumbuhkan rasa kebersamaan sesuai falsafah Huma Betang.

Dengan semangat Isen Mulang yang berarti “pantang mundur” dan nilai-nilai kebersamaan Huma Betang, UPR berharap mahasiswa baru tahun ini mampu menjadi generasi yang berprestasi, inovatif, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional. (zia/hen/ala)

AC Milan baru dengan Tijjani Reijnders out, kemudian Luka Modric, Samuele Ricci, dan Ardon Jashari in.
AC Milan baru dengan Tijjani Reijnders out, kemudian Luka Modric, Samuele Ricci, dan Ardon Jashari in.
Theo Hernandez, mantan pemain AC Milan yang dijual dengan cukup mahal ke klub Arab Saudi.
Theo Hernandez, mantan pemain AC Milan yang dijual dengan cukup mahal ke klub Arab Saudi.
Luka Modric, pemain AC Milan.
Luka Modric, pemain AC Milan.
Editor : Ayu Oktaviana
#Kebangsaan #Huma Betang #ketakwaan #akademik #keterampilan #kerja sama #mahasiswa #agustiar sabran #Kolaboratif #narkoba #kampus #kontribusi #tekad #kapolda kalteng #keahlian #generasi unggul #minuman keras #dunia malam #inovatif #Isen Mulang #organisasi #kejujuran #Universitas Palangka Raya (UPR) #generasi muda #iwan kurniawan #bercita cita #kuliah #ilmu pengetahuan