Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Wisuda UIN Palangka Raya, 328 Lulusan Diingatkan Siap Hadapi Persaingan Global

Kamila • Jumat, 1 Mei 2026 | 13:46 WIB
Rektor  UIN Palangka Raya saat ini adalah Prof. Dr. H. Ahmad Dakhoir, S.H.I., M.H.I.. menyerahkan ijazah kepada wisudawan lulusan terbaik UIN Palangka Raya.Kamila/Kalteng Pos.
Rektor  UIN Palangka Raya saat ini adalah Prof. Dr. H. Ahmad Dakhoir, S.H.I., M.H.I.. menyerahkan ijazah kepada wisudawan lulusan terbaik UIN Palangka Raya.Kamila/Kalteng Pos.
 
 
PALANGKA RAYA – Sebanyak 328 wisudawan dan wisudawati mengikuti Wisuda Sarjana Angkatan ke-40 dan Magister Angkatan ke-17 Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya tahun 2026 yang digelar di Aula UIN Palangka Raya, Kamis (30/4/2026). 
 
Momentum ini dinilai bukan sekadar seremoni akademik, melainkan awal menghadapi tantangan dunia nyata yang semakin kompetitif.
 
Gubernur Kalimantan Tengah diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansyah, menegaskan bahwa para lulusan harus siap menghadapi persaingan global yang kian ketat. Ia mengingatkan agar wisuda tidak dimaknai sebagai akhir perjalanan, melainkan langkah awal untuk berkontribusi di masyarakat.
 
“Wisuda ini bukanlah akhir. Jangan terlena, tetapi harus siap menghadapi dunia nyata dengan persaingan yang keras. Namun jangan takut, harus berani, karena tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha, berikhtiar, dan berdoa,” ujarnya.
 
Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam Kalimantan Tengah.
Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin dan Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah memberikan penghargaan kepada wisudawan UIN Palangka Raya yang berprestasi.Kamila/Kalteng Pos
Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin dan Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah memberikan penghargaan kepada wisudawan UIN Palangka Raya yang berprestasi.Kamila/Kalteng Pos
 
 
Lulusan perguruan tinggi harus mampu menjadi pelaku utama pembangunan di daerah sendiri bukan sekadar penonton.
 
“Anak-anakku harus menjadi tuan rumah di tanah sendiri. Sumber daya alam kita luar biasa jangan sampai hanya dinikmati pihak lain,” tegasnya.
 
Dalam kesempatan itu, Darliansyah turut menyinggung tantangan global seperti dinamika geopolitik yang berdampak pada distribusi energi dan kenaikan harga BBM.
 
Pemerintah Provinsi Kalteng telah mengambil langkah strategis dengan membentuk tim pengawasan bersama aparat untuk mencegah penimbunan BBM serta menjaga stabilitas harga bahan pokok melalui program pasar murah dan bantuan sosial.
Jajaran senat UIN Palangka Raya dalam acara wisuda sarjana ke-40 dan magister-17 tahun 2026 di Aula UIN Palangka Raya.Kamila/Kalteng Pos
Jajaran senat UIN Palangka Raya dalam acara wisuda sarjana ke-40 dan magister-17 tahun 2026 di Aula UIN Palangka Raya.Kamila/Kalteng Pos
 
Selain itu, menghadapi musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino, pemerintah daerah juga telah menetapkan status siaga darurat dan mengerahkan sumber daya untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. Ia mengajak seluruh masyarakat, termasuk lulusan baru, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tersebut.
 
Sementara itu, Rektor UIN Palangka Raya, Prof. Dr. H. Ahmad Dakhoir, S.H.I., M.H.I., menyampaikan bahwa kampus yang dipimpinnya terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi berkelas dunia dengan tetap berakar pada nilai religiusitas dan multikulturalisme.
 
“Kita ingin membangun kampus yang unggul mendunia tetapi tetap berbasis pada religiusitas dan multiculturalism. Ini tidak boleh tercabut dari akar budaya kita,” ungkapnya.
 
Ia menjelaskan, UIN Palangka Raya kini bergerak menuju konsep transformative university yang tidak hanya berfokus pada pengajaran, riset, atau kewirausahaan, tetapi mampu menjawab tantangan zaman secara menyeluruh. Salah satu langkah konkret adalah pengusulan 12 program studi baru, mulai dari manajemen haji dan umrah, industri halal, hingga teknologi informatika dan program doktoral.
 
Di sisi lain, Rektor juga berpesan kepada para lulusan agar tidak hanya mengandalkan ilmu pengetahuan tetapi juga memperkuat nilai spiritualitas. Ia menyebut keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan ketakwaan menjadi kunci utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
 
“Semakin tinggi ilmu pengetahuan, jangan sampai melupakan nilai-nilai ketakwaan. Ilmu pengetahuan tanpa spiritualitas hanya akan melahirkan sumber daya manusia yang berbahaya,” pesannya.
 
Dengan capaian tersebut, UIN Palangka Raya diharapkan terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah, sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju Kalteng yang berkah, maju, dan bermartabat.(*)
Editor : Ayu Oktaviana
#lulusan sarjana #freshgraduate #wisuda uin palangka raya #uin palangka raya