Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Musancap PDIP Kotim Jadi Ajang Konsolidasi, Halikinnor Tekankan Soliditas Kader Hingga Desa

Miftahul Ilma • Rabu, 20 Mei 2026 | 17:00 WIB
Musancap PDIP Kotim. Miftah/Kaltengpos.jawapos.com
Musancap PDIP Kotim. Miftah/Kaltengpos.jawapos.com

SAMPIT – Musyawarah Anak Cabang (Musancap) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tak hanya menjadi agenda pembentukan kepengurusan baru di tingkat kecamatan. 

Kegiatan yang digelar Rabu (20/5/2026) itu juga dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat barisan partai hingga ke tingkat desa.

Ketua DPC PDIP Kotim Halikinnor mengatakan Musancap kali ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi internal partai menjelang agenda politik ke depan.

“Selain melakukan konsolidasi, kegiatan ini juga untuk menyusun kembali kepengurusan di tingkat kecamatan. Ada pengurus yang diganti karena sudah tidak aktif, ada juga yang memang harus diisi kembali,” ujarnya yang juga menjabat sebagai Bupati Kotim itu. 

Dalam forum tersebut, sebanyak 185 pengurus ditetapkan untuk mengisi struktur partai di tingkat PAC dan ranting. Sejumlah nama lama kembali dipercaya, sementara beberapa kader baru juga mulai diberi ruang dalam kepengurusan.

Halikinnor menegaskan proses pembentukan kepengurusan bukan sekadar soal jabatan di dalam partai. Menurutnya, seluruh kader tetap memiliki tanggung jawab yang sama dalam membesarkan partai dan membantu masyarakat.

“Kalau ada yang belum masuk struktur jangan merasa ditinggalkan. Yang paling penting itu bagaimana kader tetap bisa bekerja dan hadir untuk masyarakat melalui partai,” katanya.

Ia menilai keberadaan kader di tingkat desa dan kecamatan sangat penting karena menjadi jalur utama penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemerintah maupun fraksi partai di DPRD.

“Nanti persoalan-persoalan di lapangan bisa disampaikan lewat kader, kemudian diteruskan ke fraksi supaya dapat dibahas bersama pemerintah daerah,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Musancap Muhammad Hafiz menjelaskan kegiatan tersebut diikuti seluruh PAC dari 17 kecamatan di Kotim bersama jajaran pengurus ranting.

Menurut Hafiz, ada beberapa agenda utama dalam Musancap kali ini, mulai dari laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya hingga pembentukan tim formatur untuk menyusun struktur baru partai.

“Ketua PAC terpilih nantinya akan membentuk tim formatur bersama DPC untuk menyusun komposisi kepengurusan berikutnya,” jelasnya.

Hafiz yang juga menjabat Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Kotim menilai kekompakan kader menjadi hal penting yang harus dijaga, baik oleh pengurus lama maupun wajah baru dalam partai.

“Siapa pun yang nantinya masuk kepengurusan, semuanya tetap satu tujuan. Soliditas partai harus tetap dijaga menghadapi dinamika politik ke depan,” katanya.

Ia berharap keberadaan pengurus hingga tingkat desa dapat membuat mesin partai tetap bergerak aktif, bukan hanya menjelang pemilu tetapi juga dalam menyerap kebutuhan masyarakat sehari-hari.

“Harapan kami seluruh kader tetap kompak dan pembentukan kepengurusan ini benar-benar memperkuat partai sampai ke bawah,” tandasnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#partai #pdi perjuangan #halikinnor #dprd kotim #politik