Ricky Kambuaya Jadi Korban Rasis Usai Lawan Persib, Balas dengan Sindiran Menohok
Miftahul Ilma• Rabu, 22 April 2026 | 16:30 WIB
Ricky Kambuaya jadi korban rasis
KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Gelandang Ricky Kambuaya kembali menjadi sorotan, bukan hanya karena penampilannya di lapangan, tetapi juga responsnya terhadap serangan rasis yang ia terima di media sosial.
Peristiwa ini terjadi usai laga antara Dewa United melawan Persib Bandung dalam lanjutan pekan ke-28 Super League Indonesia 2025–2026, Selasa (21/4/2026).
Pertandingan tersebut berakhir imbang 2-2, dengan Kambuaya turut mencatatkan namanya di papan skor.
Namun setelah pertandingan, situasi berubah. Kambuaya menerima sejumlah pesan bernada rasis dari oknum tak bertanggung jawab. Pemain yang pernah membela Timnas Indonesia itu kemudian membagikan tangkapan layar pesan tersebut melalui akun media sosial pribadinya.
Alih-alih menunjukkan kemarahan, pemain asal Papua itu justru merespons dengan cara berbeda. Ia memilih menyindir balik dengan kalimat yang menyoroti ironi dari hinaan yang ia terima, meski dirinya berkarier di level profesional dan membela negara.
“Bagaimana bisa? Monyet bermain sepakbola di level profesional. Bahkan sampai perwakilan membela negara yang dihuni para manusia,” tulisnya, Selasa (21/4/2026).
Tak berhenti di situ, ia kembali melontarkan sindiran yang menegaskan bahwa dirinya tidak terpengaruh oleh serangan tersebut.
“Masih kurang rasisnya, ayo tambah lagi saudaraku,” lanjutnya.
Sikap tersebut langsung mendapat perhatian luas. Banyak pihak menilai respons Kambuaya menunjukkan mental kuat di tengah tekanan. Dukungan juga mengalir dari klubnya serta sejumlah rekan di Tim Nasional Indonesia.
Beberapa pemain seperti Kevin Diks, Hokky Caraka, Mauro Zijlstra, Rafael Struick, hingga Egy Maulana Vikri turut menyampaikan solidaritas.
Pihak klub juga menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk diskriminasi. Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa isu rasisme masih menjadi persoalan serius di dunia sepak bola, termasuk di Indonesia.(*)