"KAS Eupen dan Shayne Pattynama telah sepakat untuk mengakhiri kontrak mereka. Pemain internasional Indonesia tersebut akan meninggalkan klub setelah musim 2024-2025," tulis pernyataan resmi klub.
Padahal, kontrak Pattynama masih tersisa hingga Juni 2026. Namun, kedua belah pihak memutuskan untuk mengakhirinya lebih awal. Minimnya menit bermain serta kegagalan KAS Eupen bertahan di kasta tertinggi Liga Belgia menjadi alasan kuat di balik keputusan tersebut.
Selama musim 2024/2025, Shayne hanya tampil dalam 17 dari total 30 pertandingan. Ia hanya tujuh kali menjadi starter dengan total 729 menit bermain. Bahkan, dalam tiga laga terakhir, ia tidak masuk skuad, dan terakhir tampil sebagai pemain pengganti melawan La Louviere pada 28 Februari.
Pasca pengumuman perpisahan, rumor mengenai masa depan Shayne Pattynama langsung merebak. Salah satu klub yang dikaitkan kuat dengan bek kiri Timnas Indonesia ini adalah Bhayangkara FC, yang baru saja promosi ke Liga 1 musim 2025/2026.
Klub berjuluk The Guardian ini kini bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung. Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji, tidak menampik bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan perekrutan Shayne Pattynama.
“Memang ada pembahasan internal soal Shayne, tapi kita lihat dulu perkembangannya,” ujar Sumardji.
Kehadiran Shayne diyakini akan menjadi tambahan kekuatan signifikan bagi Bhayangkara FC. Selain berpengalaman di Eropa, ia juga memegang paspor Indonesia, sehingga tidak akan dihitung sebagai pemain asing di Liga 1.
Shayne bukan satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang masa depannya menjadi sorotan. Sejumlah nama lain seperti Thom Haye, Jordi Amat, Justin Hubner, Maarten Paes, Elkan Baggott, Saddil Ramdani, dan Ronaldo Kwateh juga akan habis kontrak di akhir musim ini.
Di antaranya, Maarten Paes dikabarkan diminati klub Premier League, Brighton & Hove Albion. Sementara itu, Justin Hubner yang bermain untuk Wolverhampton Wanderers kemungkinan dilepas karena jarang tampil musim ini.
Tak hanya Shayne Pattynama, Bhayangkara FC juga disebut tengah membidik pemain keturunan Indonesia lainnya untuk memperkuat lini belakang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perombakan tim jelang musim baru Liga 1.
Jika Shayne benar-benar bergabung, hal ini akan menjadi sinyal kuat bahwa Bhayangkara FC serius bersaing di papan atas Liga 1 2025/2026. ***
Editor : Administrator