Erick meniupkan optimisme kalau Indonesia membalas kekalahan di matchday empat grup C Oktober lalu. Saat main di Qingdao, Tiongkok, Indonesia kalah 1-2 oleh Tiongkok.
“Kita harus menjaga performance tim ini agar tetap baik. Kemarin kita di Bali lakukan training center, chemistry terbangun, dan aura kebersamaan juga kuat. Kita harus mendapatkan poin penuh kalau tidak harapan untuk ke play-off semakin berat,” kata Erick dalam akun medsos timnas Indonesia.
Dalam 14 laga, Indonesia hanya sekali menang. Sisanya tiga kali imbang dan 10 kali kalah.
Satu-satunya kemenangan Indonesia atas Tiongkok terjadi pada 12 Mei 1957.
Pada putaran satu grup 1 di ajang kualifikasi Piala Dunia 1958, tim Garuda menang 2-0 atas tim Naga. Laga itu terjadi di Lapangan Ikada, Jakarta.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert punya semangat yang membara jelang laga menghadapi China.
Semangat dan kepercayaan diri tinggi dari Patrick Kluivert itu membuat yakin Timnas Indonesia bisa memenangkan laga ini.
Pelatih asal Belanda tersebut mengakui, kondisi timnya amat positif usai melangsungkan pemusatan latihan di Bali selama hampir sepekan.
"Kalau boleh saya katakan, saya sangat yakin. Saya mengandalkan pemain saya untuk menjalankan hal-hal yang kami latih. Dan saya sangat menantikannya," kata Kluivert dalam konferensi pers pralaga.
Nama Branko Ivankovic menjadi momok buat timnas Indonesia era Shin Tae-yong (STY). Pelatih timnas Tiongkok itu punya rekor sempurna lawan tim Garuda.
Karena itu, Jay Idzes dkk wajib hati-hati. Dalam dua pertemuan versus Indonesia era STY, pelatih 71 tahun itu selalu menang. Pertemuan perdana terjadi pada 29 Mei 2021.
Ivankovic yang saat itu melatih Oman menang 3-1.
Pertemuan kedua, di mana Ivankovic sudah jadi pelatih China, Ivankovic membawa timnya menang 2-1 (15/10/2024).
Di ajang Liga Champions Asia, Ivankovic yang melatih Shandong Luneng saat itu bermain imbang 1-1 (5/4/2011). Kemudian beberapa hari kemudian menang 5-0 (20/4/2011).(jpc)