Salah satunya adalah pemain Paris Saint-Germain (PSG), Desire Doue, sebagai Pemain Muda Terbaik (Young Player Award). Pemain berusia 20 tahun itu tampil mengesankan sepanjang turnamen ini.
Meski timnya gagal meraih gelar juara, Doue dinilai menonjol melalui kontribusinya di lini tengah. Ia menunjukkan konsistensi permainan, ketenangan dalam penguasaan bola, serta kemampuan distribusi yang mendukung pola serangan tim.
Dilansir dari laman FIFA, Senin (14/7), dalam setiap pertandingan, Doue berperan sebagai gelandang penghubung yang aktif dalam membangun serangan dari lini tengah. Ia mencatatkan sejumlah umpan kunci dan beberapa kali terlibat langsung dalam proses terciptanya peluang. Dengan usia yang masih sangat muda, performanya dianggap stabil sepanjang turnamen, termasuk di laga-laga krusial.
Selain Desire Doue, sejumlah pemain muda lainnya juga mencuri perhatian dalam edisi Piala Dunia Antarklub tahun ini. Di antaranya adalah Gonzalo Garcia dari Real Madrid.
Gonzalo Garcia menjadi pencetak gol terbanyak dalam turnamen ini dengan koleksi empat gol dan satu assist. Ia bermain sebagai penyerang dan berhasil memanfaatkan setiap peluang yang didapat di lini depan Real Madrid. Keberadaannya di kotak penalti lawan menjadi ancaman konstan sepanjang turnamen.
FIFA Club World Cup 2025 menjadi panggung bagi para pemain muda untuk menunjukkan kapasitas mereka di level internasional. Desire Doue resmi tercatat sebagai Pemain Muda Terbaik versi FIFA, namun performa pemain muda lainnya juga memberikan kontribusi signifikan bagi tim masing-masing.
Turnamen ini menunjukkan bahwa regenerasi pemain di level klub top dunia terus berjalan dan menjanjikan masa depan yang kompetitif dalam dunia sepak bola. (jpc)
Editor : Administrator