TEKA-teki ke mana berlabuhnya bek kiri timnas Indonesia Nathan Tjoe A-On akhirnya terjawab, setelah pemain berusia 23 tahun itu menandatangani kontrak dengan klub divisi dua Belanda (Eerste Divisie), Willem II. Nathan menyepakati kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan satu musim bersama klub asal Tilburg tersebut.
Sebelum resmi berseragam Willem II, Nathan sempat selangkah lagi bergabung dengan klub Denmark, Lyngby Boldklub. Tes medis telah dilakukan, dan kontrak berdurasi tiga tahun disebut siap diteken. Namun, transfer itu pada akhirnya batal.
Tjoe-A-On mengakhiri kontraknya lebih cepat dengan Swansea pada bulan lalu, hanya satu tahun sejak ia bergabung dari Excelsior Rotterdam dengan mahar sekitar GBP 300.000 pada musim panas 2023. Sayangnya, kariernya di klub Championship Inggris tersebut tidak berjalan mulus ia hanya tampil selama dua menit di liga sepanjang musim.
Tak kunjung mendapat menit bermain, Tjoe-A-On sempat dipinjamkan ke SC Heerenveen pada paruh kedua musim. Namun, nasib serupa dialaminya di Friesland, di mana ia hanya mencatatkan 15 menit penampilan resmi.
Kini, Tjoe-A-On bertekad menghidupkan kembali kariernya bersama Willem II, yang baru saja terdegradasi dari Eredivisie musim lalu. Kehadiran pemain berdarah Indonesia ini disambut hangat oleh Direktur Teknik Willem II, Freek Heerkens.
"Nathan adalah seorang wing-back dengan pengalaman dan dorongan menyerang yang kuat, yang cocok dengan gaya bermain kami. Kami senang dia memilih bergabung dengan klub ini," ujar Heerkens.
"Ia juga masih muda dan memiliki banyak ruang untuk berkembang, sesuatu yang sesuai dengan visi jangka panjang Willem II," lanjutnya.
Tjoe-A-On sebelumnya mencuri perhatian saat membela Excelsior di Eredivisie dan berhasil mengamankan 12 caps bersama Timnas Indonesia. Dengan bergabung ke Willem II, sang pemain berharap bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya dan menjadi andalan di level klub maupun internasional.
Kini, sang pemain akan mengenakan nomor punggung 24 di klub barunya. Kembalinya Nathan Tjoe-A-On ke Belanda menjadi harapan baru bagi sang bek untuk menata ulang kariernya yang sempat tersendat di Inggris. (jpc)