MEMASUKI detik-detik terakhir penutupan pasar transfer, raksasa Spanyol Barcelona melakukan pergerakan dengan mendatangkan pemain depan. Radar mereka kali ini tertuju pada Karl Etta Eyong, striker muda milik Villarreal.
Peluang ini muncul lantaran klausul pelepasan sang pemain hanya berkisar EUR 5 juta atau setara Rp 94,5 miliar. Nilai tersebut dinilai sebagai kesempatan emas bagi Blaugrana.
Langkah ini juga memberi Blaugrana fleksibilitas finansial. Dengan dana terbatas, Barcelona tetap bisa memperkuat skuad tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Menurut laporan Sport Mole dari media Spanyol, Fichajes, menyebutkan bahwa Barcelona telah memasukkan nama Eyong dalam daftar target mereka di detik-detik akhir bursa transfer musim panas.
“Barcelona tengah melihat peluang pasar yang sangat terbuka dengan klausul rilis Etta Eyong,” tulis Fichajes dalam laporannya.
Pemain berusia 21 tahun itu baru lima kali tampil bersama tim utama Villarreal, dengan torehan dua gol. Namun, statistiknya di tim B begitu impresif dengan catatan 19 gol dari 30 pertandingan.
Tak berhenti di situ, Eyong juga langsung unjuk gigi di laga pembuka La Liga musim 2025/2026. Ia turun penuh selama 90 menit saat Villarreal menang 2-0 atas Real Oviedo pada 15 Agustus lalu, bahkan turut mencetak satu gol.
Meski kontraknya bersama Villarreal masih berlaku hingga Juni 2027, posisi klub berjuluk Kapal Selam Kuning itu terbilang rapuh. Klausul rilis yang rendah membuat mereka tak punya daya tawar kuat jika ada klub besar yang serius.
Barcelona pun dikabarkan sudah menyiapkan rencana matang. Jika berhasil merekrut Eyong, ia segera dipinjamkan ke Real Betis untuk semusim.
Pelatih Betis, Manuel Pellegrini, bahkan disebut sudah memberi lampu hijau terkait kemungkinan kedatangan Eyong. Hal ini akan memberi sang pemain menit bermain lebih banyak sebelum kembali ke Camp Nou.
Barcelona menilai langkah ini bisa jadi investasi jangka menengah. Setelah menjalani masa peminjaman, Eyong berpotensi masuk tim utama Blaugrana pada musim 2026/2027.
Meski belum pernah membela timnas Kamerun, performa apik Eyong telah membuat namanya mulai dipantau federasi sepak bola negaranya. Panggilan debut di level internasional pun diyakini hanya soal waktu.
Pemain ini juga memiliki rekam jejak positif sebelum berseragam Villarreal. Saat memperkuat tim B Cadiz pada 2022, Eyong sukses mencetak 14 gol.
Kehadiran Eyong tentu tidak langsung diproyeksikan sebagai pengganti jangka panjang Robert Lewandowski. Striker asal Polandia itu masih jadi andalan, meski kontraknya di Barcelona akan habis pada akhir musim ini.
Barcelona disebut tetap mencari nama besar untuk pengganti Lewandowski. Striker Atletico Madrid, Julian Alvarez, kabarnya masuk radar serius Blaugrana untuk musim panas mendatang.
Kendati demikian, manuver merekrut Eyong bisa menjadi solusi jangka pendek yang cerdas. Apalagi, harga yang terbilang murah membuat risiko transfer ini relatif kecil.
Skenario peminjaman ke Betis pun dianggap strategis, mengingat tekanan di tim utama Barcelona begitu besar bagi pemain muda yang baru merintis karier.
Saat ini tinggal menunggu kepastian apakah Barcelona akan benar-benar menebus klausul rilis Eyong sebelum bursa transfer ditutup.
Jika transfer ini terealisasi, maka Barcelona tidak hanya mendapat amunisi baru, tetapi juga mengirim pesan bahwa mereka masih jeli memanfaatkan celah pasar.
Bursa transfer musim panas tinggal menghitung hari, dan Blaugrana tampaknya siap mencuri perhatian dengan manuver mengejutkan. (jpc)