Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Batamad Seruyan: Konflik dengan Perusahaan Jangan Disikapi dengan Tindakan Melanggar Hukum, Kedepankan Kearifan Lokal

Agus Pramono • Senin, 16 Maret 2026 | 12:21 WIB

Kepala Batamad Seruyan, Citra Yudha
Kepala Batamad Seruyan, Citra Yudha

KUALA PEMBUANG-Kepala Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Seruyan sekaligus anggota DPRD Seruyan, Citra Yudha mengimbau kepada oknum atau kelompok masyarakat yang sedang berkonflik terkait dengan investor agar tidak gegabah untuk melakukan tindakan yang justru bertentangan dengan hukum.

Untuk diketahui sendiri, aksi anarkisme masih terjadi, dan aksi pencurian ataupun penjarahan sawit milik perusahaan belum bisa dibendung.

Menurutnya, berbagai persoalan atau konflik yang terjadi di sektor perkebunan sawit seharusnya diselesaikan melalui mekanisme yang tepat agar tidak menimbulkan masalah hukum maupun konflik baru di tengah masyarakat.

“Intinya harapan kami terhadap berbagai persoalan atau sengketa, agar dalam penanganannya mengedepankan mekanisme penyelesaian sengketa berbasis lokal,” katanya.

Ia menilai, penyelesaian konflik melalui pendekatan lokal yang melibatkan tokoh masyarakat, pemerintah daerah, hingga pihak perusahaan akan lebih efektif dalam meredam potensi konflik berkepanjangan.

Citra juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing untuk melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

“Jangan sampai persoalan yang sebenarnya bisa diselesaikan secara baik-baik justru berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” ujarnya.

Sebagai tokoh masyarakat sekaligus wakil rakyat, ia berharap semua pihak dapat menahan diri dan mengedepankan dialog serta musyawarah dalam mencari solusi terhadap sengketa lahan perkebunan yang terjadi di wilayah Seruyan.

Menurutnya, hal itu tidak hanya berlaku pada sengketa perkebunan saja. Akan tetapi juga berlaku pada sektor lain. Ia juga meminta para investor yang ada di Seruyan agar bisa menghormati kearifan lokal

“Tidak hanya perkebunan saja. Karena ada juga potensi sengketa selain perkebunan, misalnya di sektor kehutanan dan lain-lain. Saya juga minta agar investor yang ada di Seruyan, supaya sama-sama menghormati kearifan lokal,” imbuhnya. (mif)

Editor : Ayu Oktaviana
#Seruyan #investor #Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) #aksi pencurian #kearifan lokal #konflik #perkebunan sawit