Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Dosen dan Mahasiswa UPR Kembangkan Smart Hidroponik Berbasis IoT dan Panel Surya di Palangka Raya

Ayu Oktaviana • Rabu, 10 September 2025 | 10:54 WIB
Tim Pengabdian dengan mitra Saintis Farm
Tim Pengabdian dengan mitra Saintis Farm

 

PALANGKA RAYA -Dalam rangka peningkatan Ekonomi Kreatif di wilayah Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, dosen Universitas Palangka Raya (UPR) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat terkait pemanfaatan energi surya sebagai pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berbasis Internet of Things (IoT) .

Kegiatan ini diketuai oleh Rizka Hasanah, M.Si., (Biologi) beranggotakan Ety Kurniati, S.Pd., M.Sc. (Fisika) dan Novera Kristianti. M.T. (Teknik Informatika).

Kegiatan ini melibatkan beberapa mahasiswa yaitu 2 mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Biologi yakni Betrand Fernando dan Jenyper Marsedes serta 1 mahasiswa dari Prodi Fisika yakni Muhammad Hafiizh.

Kegiatan ini juga dibantu oleh 2 dosen dari Prodi Biologi yakni Meyta Wulandari, S.Pd., M.Si., dan Febri Nur Ngazizah, S.Pd., M.Si.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi dan manajemen pengelolaan usaha pada mitra Urban Farming yaitu Saintis Farm di Kota Palangka Raya.

Kegiatan ini merupakan program hibah BIMA skema pemberdayaan berbasis masyarakat dengan no kontrak 0813/UN24.13/AL.04/2025.

Penyampaian Sosialisasi tentang PLTS, IoT dan Diversifikasi Tanaman oleh Tim kepada Saintis Farm
Penyampaian Sosialisasi tentang PLTS, IoT dan Diversifikasi Tanaman oleh Tim kepada Saintis Farm

Mitra pada program ini yakni kelompok Saintis Farm yang terletak di Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya.

Kegiatan ini berawal dari belum diterapkannya teknologi yang dapat membantu petani hidroponik baik penggunaan listriknya maupun dalam mengontrol keadaan tanaman hidroponiknya.

Instalasi hidroponik di Saintis Farm masih mengandalkan energi listrik konvensional, sehingga menyebabkan biaya produksi menjadi tinggi dalam satu kali panen.

Biaya operasional yang besar dengan produksi satu jenis tanaman menyebabkan keuntungan UMKM tidak maksimal.

Oleh karena itu, diperlukan inovasi teknologi untuk mengurangi penggunaan listrik. Inovasi yang ditawarkan dalam hal ini adalah penggunaan panel surya sebagai energi baru dan terbarukan.

Penerapan panel surya dapat mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional yang rentan pemadaman yang menyebabkan risiko gagal panen.

Selain itu, terdapat keuntungan dari penggunaan panel surya, diantaranya dapat dan dapat diintegrasikan dengan teknologi pintar (Internet of Things atau IoT) untuk mengontrol pertumbuhan tanam secara otomatis.

Dosen Universitas Palangka Raya mengadakan pengabdian tentang Smart Hidroponik yang mana mengintegrasikan PLTS dengan IoT merupakan bagian dari Asta Cita untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Rangkaian kegiatan ini meliputi penyerahan smart hidroponik dan sosialisasi serta pelatihan terkait pembuatan smart hidroponik yang meliputi PLTS yang diintegrasikan dengan IoT.

Selain teknologi smart hidroponik, upaya lain yang dilakukan oleh dosen Universitas Palangka Raya dalam mendukung petani hidroponik yakni diversifikasi tanaman hidroponik seperti daunt mint, pakcoy dan seledri untuk meningkatkan jenis-jenis hidroponik yang dapat dikomersilkan.

Kegiatan pengabdian ini diisi dengan berbagai materi yang disampaikan oleh dosen seperti PLTS, IoT dan diversifikasi tanaman. Peserta pengabdian masyarakat yang mana merupakan Saintis Farm terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan yang dilakukan merupakan Sosialisasi dan pelatihan pembuatan PLTS dan IoT serta bagaimana cara instalasi PLTS dan IoT tersebut pada hidroponik.

Pemasangan PLTS di Saintis Farm
Pemasangan PLTS di Saintis Farm

Sehingga, Saintis Farm dapat produksi yang lebih banyak dan tidak mengeluarkan biaya perawatan yang membutuhkan listrik yang lebih besar.

“Harapan besar kami Saintis Farm dapat meningkatkan produksi dengan menambahkan jenis tanaman lain selain selada yang selama ini dilakukannya,” kata Rizka selaku Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat.

Saintis Farm menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat ini. Mereka antusias dan terlibat aktif dalam kegiatan ini baik pada kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan smart Hidroponik  maupun diversifikasi tanaman.

“Saya sangat berterima kasih atas alat smart hidroponik yang diberikan oleh tim dosen pengadian kepada masyarakat UPR sehingga saya dapat meningkatkan hasil hiroponik saya dengan jumlah yang lebih banyak dari sebelumnya dan tidak lupa juga saya berterima kasih atas ilmunya tentang diversifikasi tanaman yang disarankan oleh tim pelaksana pengabdian” Kata pak Arif selaku mitra dari Saintis Farm.

“Saya sangat senang dan berterima kasih atas ilmu yang disampaikan. Saya banyak belajar  tentang energi terbarukan salah satunya PLTS dan juga saya bisa belajar bagaimana teknologi pintar dapat membantu kerjaan kami sebagai petani hidroponik” kata salah satu peserta.

Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, diharapkan Saintis Farm dapat meningkatkan hasil tanaman hidroponiknya dan menambah jenis tanaman lain yang sangat dibutuhkan oleh konsumen, sehingga dapat mensejahterakan Saintis Farm dan masyarakat sekitarnya.

Tim pelaksana kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kemdiktisaintek atas pendanaan yang diterima melalui hibah BIMA. Apresiasi juga disampaikan kepada Rektor Universitas Palangka Raya, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat atas bimbingan dan dukungan dalam pelaksanaan pengabdian.  (ram/b)

Editor : Ayu Oktaviana
#internet of things (iot) #Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) #Prodi Biologi #pengabdian masyarakat #hidroponik #ekonomi kreatif #urban farming #Universitas Palangka Raya (UPR) #energi surya #Saintis Farm